Selasa, 01 Mei 2018 11:21 WITA

Pendiri dan CEO WhatsApp Hengkang, Ini Penyebabnya

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Pendiri dan CEO WhatsApp Hengkang, Ini Penyebabnya
Jan Koum (Ist).

RAKYATKU.COM - CEO dan sekaligus pendiri WhatsApp, Jan Koum secara mengejutkan memutuskan mengundurkan diri dari perusahaan messaging terbesar dunia saat ini.

Kabarnya, Jan Koum mengudurkan diri setelah terlibat pertikaian dengan induk perusahaan WhatsApp yakni Facebook. Koum tak setuju dengan strategi Facebook dan upaya perusahaan memanfaatkan data pribadi pengguna WhatsApp, dan bahkan melemahkan keamanannya.

"Sudah hampir satu dekade sejak Brian dan saya mulai whatsapp, dan itu adalah perjalanan yang luar biasa dengan beberapa orang terbaik. Tapi sekarang saatnya bagiku untuk untuk move on," tulis Jan Koum di akun Facebooknya.

"Saya pergi pada saat orang menggunakan Whatsapp dengan cara lebih dari yang yang kubayangkan. Tim lebih kuat dari sebelumnya dan itu akan terus melakukan hal-hal yang luar biasa," sambungnya.

CEO sekaligus pendiri Facebook, Mark Zucerberg menanggapi pengumuman hengkangnya Koum. 

Di kolom berkomentar posting Koum, Mark mengucapkan terima kasih. "Yang pasti, saya akan merindukan kerja bersamamu," tulis Mark Zucerberg.

Sekedar diketahui, Acton dan rekannya, Jan Koum, menjual WhatsApp kepada Facebook pada 2014 senilai US$ 22 miliar (setara dengan Rp 302 triliun).

Saat diakuisisi, Acton masih tetap ada di WhatsApp selama hampir tiga tahun, sampai akhirnya ia keluar dari Facebook pada September 2017.