Minggu, 15 April 2018 06:00 WITA

China Selidiki Dugaan Zat Beracun di Smartphone

Editor: Andi Chaerul Fadli
China Selidiki Dugaan Zat Beracun di Smartphone

RAKYATKU.COM - Penyelidikan yang dilakukan Dewan Konsumen Shenzhen telah menemukan bahwa beberapa merek ponsel, termasuk dari nama besar Apple dan Xiaomi mengandung zat beracun dan berbahaya. Zat ini memiliki kadar yang dinilai melampaui batas dan dapat membahayakan kesehatan orang.

Dikutip dari Asia One, Sabtu (14/4/2018), Dewan menyelidiki 30 kasus ponsel populer dari 28 merek, termasuk Apple, Samsung, Huawei, dan Xiaomi.

Lima merek kasus ditemukan mengandung zat beracun dan berbahaya yang melebihi batas standar. Di antara mereka adalah Apple dan Xiaomi yang dijual di situs web resmi masing-masing.

Tingkat timbal dalam satu kasus menampilkan bubuk berkilauan dari band Cina Yuening bahkan 1.550 kali lebih besar dari batas.

Substansi tersebut terutama mengandung timah hitam, polycyclic aromatic hydrocarbon dan plasticizer, yang dapat merusak organ dan bahkan menyebabkan kanker, kata seorang pejabat dari dewan.

Menurut dewan, sebagian besar konsumen, 67 persen, memilih untuk membeli ponsel secara online. Hampir 90 persen konsumen membeli ponsel dengan harga di bawah 50 yuan (S $ 10).

Pengguna ponsel Apple, Huawei dan Samsung suka membeli kasus-kasus yang paling banyak.

Statistik resmi menunjukkan bahwa jumlah pengguna ponsel China mencapai 1,42 miliar tahun lalu. Sekitar 75 persen, atau 1 miliar, menggunakan kasus.

Hampir 70 persen dari kasus ponsel di seluruh negeri diproduksi di Shenzhen, dengan nilai pasar tahunan sebesar 20 miliar yuan.