Selasa, 03 April 2018 09:46 WITA

Cara Mudah Mengetahui Smartphone Resmi atau Black Market

Editor: Adil Patawai Anar
Cara Mudah Mengetahui Smartphone Resmi atau Black Market

RAKYATKU.COM - Pemerintah sepertinya sudah siap untuk melakukan langkah yang lebih konkrit terkait dengan pejegalan pada peredaran ponsel illegal atau dikenal dengan sebutan BM (black market). Tahun lalu, pemerintah menegaskan akan membatasi ponsel illegal lewat pemblokiran IMEI.

Dilansir tabloidpulsa.com, isstem pemblokiran IMEI ini disebut Device Identification, Regulation and Blocking System (DIRBS). Tahun lalu, Kementrian Perindustrian sudah mendata sekitar 500 juta IMEI yang ada di Indonesia. Jumlah tersebut kemudian akan disaring lagi apakah semuanya aktif atau terduplikasi. Ini dilakukan dengan menggandeng operator serta Kominfo.

DIRBS memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi, mendaftarkan, dan mengontrol akses jaringan seluler melalui IMEI. Ini merupakan inisiatif terdepan yang menargetkan ponsel illegal tanpa mempengaruhi ponsel yang telah menggunakan jaringan operator saat ini dan yang ada di pasaran.

Sistem ini dapat memverikasi nomor IMEI ponsel yang menggunakan jaringan dari operator mengacu pada database yang dimiliki oleh Kemenperin dan GSMA untuk memastikan keabsahan IMEI. Selain itu, DIRBS juga memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi IMEI yang diduplikasi dari ponsel lama.

Sistem ini tampaknya memang belum diterapkan seratus persen. Tapi, Anda bisa melakukan pengecekan apakah nomor IMEI ponsel Anda terdaftar pada database Kemenperin. Jika tidak, status ponsel Anda boleh dipertanyakan terutama jika yang Anda beli adalah ponsel-ponsel keluaran tahun 2018.

Cara mengetahui IMEi Anda terdaftar atau tidak cukup mudah. Silahkan masuk ke laman http://kemenperin.go.id/imei/ . Kemudian masukan nomr IMEi Anda. Untuk mengetahui nomor IMEI Anda, buka menu panggilan lalu ketik *#06# .

Jika ponselmu terdaftar, maka akan muncul merek dan tipe ponsel Anda juga perusahaan yang mendistribusikan.

Tags