Rabu, 28 Februari 2018 17:44 WITA

AI Bisa Prediksi Putusan Pengadilan HAM

Editor: Suriawati
AI Bisa Prediksi Putusan Pengadilan HAM
Foto: Getty Images

RAKYATKU.COM - Peneliti berhasil mengembangkan sebuah sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu memprediksikan putusan Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa.

Para ilmuwan, dari University College London dan Universities of Sheffield and Pennsylvania mengklaim bahwa AI tersebut mampu memprediksi vonis dengan ketepatan sampai 79 persen.

"Kami tidak melihatnya mengganti hakim atau pengacara dalam waktu dekat. Apa yang kami pikirkan adalah mereka akan berguna untuk mengidentifikasi pola dengan cepat dalam kasus yang mengarah pada hasil tertentu," kata Dr. Nikolaos Aletras, yang memimpin studi tersebut.

"Ini juga bisa menjadi alat yang berharga untuk menyoroti kasus mana yang paling mungkin merupakan pelanggaran terhadap Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia."

Dalam penelitiannya, tim tersebut mengidentifikasi kumpulan data bahasa Inggris untuk 584 kasus yang terkait dengan tiga pasal Konvensi Hak Asasi Manusia, yaitu Pasal 3 (kasus yang melibatkan penyiksaan atau perlakuan merendahkan martabat) Pasal 6 (hak atas pengadilan yang adil) dan Pasal 8 (menghormati kehidupan pribadi).

Algoritma kemudian mencari pola dalam teks dan dapat memberi label pada masing-masing kasus sebagai "pelanggaran" atau "non pelanggaran". 

Matt Jones, seorang analis di konsultan ilmu data Tessella, mengatakan bahwa proyek tersebut memiliki potensi besar untuk menghemat waktu dalam kasus-kasus hukum dengan mengotomatisasi beberapa tugas dan membantu orang membuat keputusan.