Minggu, 18 Februari 2018 17:30 WITA

Palmreading, Layar Pemantau Kesehatan yang Nempel di Kulit

Editor: Suriawati
Palmreading, Layar Pemantau Kesehatan yang Nempel di Kulit
Foto: AFP

RAKYATKU.COM - Satu lagi teknologi baru yang berhasil diciptakan ilmuwan Jepang. Namanya Palmreading, berupa layar dan monitor ultra tipis yang bisa menempel langsung ke kulit.

Alat bantu ini hanya memiliki tebal satu milimeter dan dapat memantau data kesehatan penting serta mengirim dan menerima pesan, termasuk emoji.

Takao Someya, profesor Universitas Tokyo yang mengembangkan perangkat ini, mengatakan bahwa Palmreading bisa sangat membantu para profesional medis yang memiliki pasien jauh, atau orang-orang yang tinggal jauh dari keluarga mereka.

"Dengan ini, bahkan di tempat perawatan di rumah, Anda bisa mendapatkan data medis dengan dokter Anda tanpa batas, yang kemudian bisa berkomunikasi kembali dengan pasien mereka," katanya kepada AFP.

Tekenlogi ini bisa menyalakan pengingat pada pasien untuk minum obat mereka, serta memungkinkan keluarga jauh untuk saling berkomunikasi "melalui kulit".

"Tempatkan layar ini di kulit Anda, dan Anda akan merasa seolah-olah itu bagian dari tubuh Anda. Bila Anda memiliki pesan yang dikirim ke tangan Anda, Anda akan merasakan kedekatan emosional dengan pengirim," kata Someya.

Loading...

"Saya pikir seorang kakek yang menerima pesan mengatakan 'aku cinta kamu' dari cucunya, mereka juga akan merasakan kehangatannya."

Layar Palmreading terdiri dari rangkaian micro LED 16-by-24 dan kabel pengatur yang dipasang pada lembaran karet. Ini juga menggabungkan sensor ringan yang terdiri dari elektroda "nanomesh" dan modul komunikasi nirkabel.

Ini dapat ditempatkan pada tubuh manusia selama seminggu tanpa menyebabkan radang kulit, dan cukup ringan sehingga pengguna merasa seolah-olah tidak memakainya.

Selanjutnya, Someya berharap perangkat ini bisa menghasilkan layar yang bisa dipakai untuk berlari untuk memantau denyut jantung atau memeriksa rute yang sedang berjalan.

Perangkat ini akan dipamerkan pada pertemuan tahunan Asosiasi Amerika untuk Kemajuan Ilmu Pengetahuan di Texas selama akhir pekan.

Loading...
Loading...