Jumat, 09 Februari 2018 14:29 WITA

Mengapa Boneka Seks Laris di Tiongkok? Ini Jawabannya

Editor: Nur Hidayat Said
Mengapa Boneka Seks Laris di Tiongkok? Ini Jawabannya
Sumber: Daily Mail.

RAKYATKU.COM - Perusahaan asal Tiongkok, Exdoll, menjadi salah satu negara penghasil robot seks terbesar di dunia. Industri tersebut bahkan telah berjalan sejak 2009. Keunggulan produksi boneka seks dari Negeri Tirai Bambu karena detail fisik yang sangat mirip dengan manusia sesungguhnya.

Di Tiongkok sendiri produk Exdoll laris manis di pasaran. Namun, bukan semata produk Exdoll, boneka seks produksi perusahaan lain pun banjir peminat. Mengapa bisa demikian? Dikutip AFP, Tiongkok saat ini tengah menghadapi kesenjangan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan. 

Jumlah penduduk laki-laki 33,6 juta lebih banyak dari total 1,4 miliar total penduduk Tiongkok. "Tiongkok sedang kekurangan perempuan dan ini menjadi faktor yang menyebabkan permintaan sangat tinggi untuk produk ini (boneka seks). Meskipun alasannya tak selalu berkaitan dengan seks," kata Wu Xingliang, Direktur Marketing Exdoll. 

Tujuan Exdoll memproduksi boneka seks sesungguhnya untuk para pria kesepian, yang belum punya pasangan atau telah masuk usia senja. Exdoll mengklaim bisa menyediakan 80 persen boneka di seluruh dunia dengan nilai industri mencapai Rp898 triliun.

Exdoll pun tidak berhenti berinovasi. Perusahaan akan menyediakan boneka seks ebih canggih dengan menyematkan artificial intelligence atau kecerdasan buatan. Dengan teknologi ini, boneka bisa memiliki raut wajah dan gerak tubuh seperti manusia, pengenal suara, hingga gerak bola mata.