Minggu, 04 Februari 2018 00:30 WITA

Sering Akses Situs Porno, Perhatikan Hal Ini

Editor: Andi Chaerul Fadli
Sering Akses Situs Porno, Perhatikan Hal Ini

RAKYATKU.COM - Banyak yang menjadi korban akibat mengakses konten porno sembarangan di jagat maya.

Dikutip dari Kaspersky Lab, Sabtu (3/2/2018), perusahaan keamanan siber internasional asal Rusia ini melaporkan tentang bahaya yang mengintai konten-konten pornografi di Internet.

Porn Phising
Modus ini paling umum terjadi. Phising adalah upaya untuk mencuri informasi sensitif seorang pengguna internet lewat metode elektronik, tetapi pada kasus ini lewat konten pornografi. 

Salah satu informasi yang sering jadi target pencurian adalah informasi kartu kredit.

Caranya dengan menakut-nakuti penonton video porno. Jadi saat penikmat porno sedang mencari video, tiba-tiba akan muncul sebuah halaman baru yang memberi peringatan bahwa perangkat milik pengguna terinfeksi malware atau virus berbahaya.

Biasanya orang yang terjebak akan disuruh mengklik sebuah tautan atau menghubungi sebuah nomor yang dibuat si penipu.

Flash Player Palsu
Sebuah situs porno abal-abal kerap meminta pengguna untuk memasang flash player terlebih dahulu sebelum video bisa dimainkan.

Permintaan tersebut memang tidak masuk akal, karena sejatinya tidak ada flash player khusus untuk memainkan video porno. 

Flash player palsu tersebut biasanya mengandung malware jahat. Yang wajib diingat adalah jangan suka melakukan instalasi software dari situs-situs yang tidak jelas.

Aplikasi Palsu
Terkadang, malware jahat dapat disamarkan menjadi aplikasi porno palsu. Setelah konsumen terjebak, maka taktik menakut-nakuti biasanya kerap dipakai.

Salah satunya karena malware ini dapat 'mengunci' aplikasi tersebut di smartphone pengguna, bahkan kadang mereka membuat surat palsu dari FBI yang menuduh bahwa korban memiliki konten pornografi anak, alhasil korban yang ketakutan dapat dengan mudah diperas.

Sementara yang paling menakutkan adalah bila malware ini mengganti sandi telepon kamu.

Kencan Palsu
Yang belakangan ini populer adalah ajakan kencan palsu. Biasanya profil-profil palsu tersebut memakai foto orang asing, tetapi anehnya tertulis bahwa lokasi mereka dekat dengan kita.

Jangan sampai tergiur, karena profil tersebut adalah palsu. Apabila profil palsu tersebut kamu klik, maka akan muncul halaman jebakan yang meminta kamu memasukan data-data pribadi kamu.