Sabtu, 03 Februari 2018 09:40 WITA

Bitcoin Hadapi Kejatuhan Terburuk Sejak 2013, Ini Penyebabnya

Editor: Suriawati
Bitcoin Hadapi Kejatuhan Terburuk Sejak 2013, Ini Penyebabnya
INT

RAKYATKU.COM - Mata uang digital Bitcoin jatuh 30% minggu ini. Ini adalah kejatuhan tertinggi sejak April 2013.

Pada hari Jumat, harga mata uang virtual ini turun di angka Rp106.003.000 di bursa VIP Bitcoin, turun lebih dari 10% dari hari sebelumnya. Namun, sekarang mulai pulih, dan menanjak di angka Rp118.894.000.

Tapi meskipun anjlok dari nilai lebih dari Rp250.000.000 yang dicapai pada bulan November 2017, harga Bitcoin masih jauh di atas harga Rp13.000 ketika diperdagangkan awal tahun lalu.

Kejatuhan ini terjadi di tengah sejumlah insiden baru-baru ini yang tampaknya telah mengejutkan kepercayaan akan mata uang digital.

Pada hari Jumat, regulator keuangan Jepang melakukan pengecekan mengejutkan di bursa utama Jepang, Coincheck, yang pekan lalu mengalami hacking.

Selain itu, minggu ini, Facebook juga mengumumkan akan melarang iklan untuk mata uang digital.

Bitcoin Hadapi Kejatuhan Terburuk Sejak 2013, Ini PenyebabnyaBeberapa negara lain juga telah menyatakan penolakannya terhadap mata uang ini. China dan Korea Selatan telah melarang peluncuran mata uang virtual baru dan telah menutup pertukaran di mana mereka diperdagangkan.

Di Indonesia sendiri, Bank Indonesia telah mengeluarkan pernyataan bahwa Bitcoin tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah.

Bitcoin diciptakan melalui proses kompleks yang dikenal sebagai mining, dan kemudian dipantau oleh jaringan komputer di seluruh dunia. Namun, nilainya ditentukan oleh berapa banyak orang yang mau membeli dan menjualnya.

Bitcoin adalah mata uang virtual yang paling banyak diperdagangkan, namun ada banyak Altcoin lainnya, yang sebagian besar juga jatuh pada hari Jumat, menurut pelacak harga Coinmarketcap.com. Mata uang virtual kedua dan ketiga terbesar, Ethereal dan Ripple, merosot lebih dari 20%.

Tags