Minggu, 28 Januari 2018 03:00 WITA

Huawei Gagal Pasarkan Mate 10 Pro di AS

Editor: Andi Chaerul Fadli
Huawei Gagal Pasarkan Mate 10 Pro di AS

RAKYATKU.COM - Huawei gagal memasarkan ponsel mereka, Mate 10 Pro di Amerika Serikat. AT&T yang bermaksud mempromosikan Mate 10 Pro sebagai saingan perangkat premium dari Apple dan Samsung, tiba-tiba menarik diri dari kesepakatan bulan ini.

Dikutip dari Seattletimes, Sabtu (27/1/2018), operator asal AS itu tampaknya menerima tekanan dari pemerintah mengenai masalah keamanan perangkat. Huawei menjadi perusahaan asal China yang telah lama dicurigai oleh pemerintah AS yang diduga melakukan spionase untuk China.

Seharusnya, handset seharga USD800 itu membuat kejutan besar di tahun ini sebagai smartphone high-end pertama dari Huawei di AS. Selain AT&T, Verizon Wireless, salah satu operator terbesar di negara itu juga bisa membatalkan kesepakatan serupa karena tekanan politik, menurut beberapa laporan.

"Ini kerugian besar bagi kami, dan juga untuk operator. Tapi kerugian yang lebih besar adalah untuk konsumen, karena konsumen tidak memiliki pilihan terbaik," ujar Richard Yu, Chief Executive Huawei.

Dalam suatu pengujian selama sepekan, Mate 10 Pro diklaim sebagai smartphone Android yang solid, memiliki kamera yang mengambil keunggulan dari artificial intelligence untuk memotret objek dengan jelas.

Selain itu, perangkat juga diklaim memiliki masa pakai baterai lebih lama daripada telefon genggam yang diusung kompetitor serta dilengkapi pula dengan case pelindung dan protektor layar.

Akan tetapi, tanpa dukungan dari operator AS, risiko membeli smartphone dinilai tinggi. Sekadar informasi, Mate 10 Pro masih akan tersedia secara online bulan depan dan dijual di toko Best Buy pada akhir kuartal.

Tags