Selasa, 09 Januari 2018 09:57 WITA

Google Digugat Mantan Pekerjanya

Editor: Andi Chaerul Fadli
Google Digugat Mantan Pekerjanya
ilustrasi

RAKYATKU.COM - Google kini menghadapi gugatan dari mantan teknisinya yang merasa dipecat dengan tidak adil karena alasan diskriminasi. Mereka adalah James Damore dan David Gudeman yang mengajukan gugatan class action di pengadilan di Santa Clara, California, Amerika Serikat (AS).

Dilansir Reuters, Selasa (9/1/2018), dalam gugatan itu, Google dinilai gagal memberikan perlindungan kepada para karyawannya. Terutama pria kulit putih dari pelecehan di tempat kerja terkait dukungan politik dan pandangan politik konservatif.

"Damore, Gudeman, dan karyawan lainnya dikucilkan, dilecehkan, dan dihukum karena memiliki pandangan politik yang dianggap menyimpang. Serta karena mereka dilahirkan sebagai bagian dari ras Kaukasia dan atau pria," bunyi gugatan tersebut.

Google juga dituduh memiliki daftar hitam atas orang-orang konservatif dari media yang tidak diperkenankan masuk ke kantornya.

Perusahaan teknologi raksasa itu juga diminta tidak lagi melakukan diskriminasi terhadap orang-orang dengan pandangan politik konservatif dan ganti rugi yang tidak disebutkan.

Tahun lalu, Damore menulis memo internal yang kemudian tersebar di publik. Google lantas menuding dia melakukan stereotype gender dan memecatnya pada Agustus 2017.

Setelah pemecatan itu, Damore menjadi terkenal di kalangan blogger sayap kanan AS dan dia pun merekrut seorang pejabat Partai Republik sebagai pengacara. Damore mengklaim Google melakukan diskriminasi kepadanya karena dia merupakan pria kulit putih yang memiliki pandangan politik yang konservatif.

CEO Google Sundar Pichai menyatakan Damore dipecat karena sebagian memonya melanggar kode etik perusahaan dan mendorong stereotype gender di tempat kerja.

Sementara itu, Gudeman dipecat pada Desember 2016 setelah adanya konfrontasi dengan seorang rekan kerja Muslim di sebuah forum internal. Setelah itu, Divisi SDM Google menilai Gudeman telah menuduh rekan kerjanya sebagai teroris berdasarkan agama dan dia pun dipecat.

Tags