Selasa, 02 Januari 2018 04:01 WITA

Dirjen PPI Ingatkan Pemblokiran Bertahap Kartu Prabayar

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Dirjen PPI Ingatkan Pemblokiran Bertahap Kartu Prabayar

RAKYATKU.COM - Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli kembali mengingatkan masyarakat akan mekanisme pemblokiran bertahap, jika belum mendaftarkan kartu prabayarnya hingga Februari 2018. 

"Mekanisme pemblokiran, jika 30 hari setelah 28 Februari 2018 masih tidak mendaftar, maka layanan outgoing call dan SMS diblokir. 15 hari setelahnya incoming call dan SMS diblokir. Tapi masih boleh gunakan data. Data ditutup total 15 hari setelah layanan incoming diblokir," jelas Dirjen Ramli, seperti dikutip kominfo.go.id.

Pemberian jeda waktu hingga dua bulan ini menurut Dirjen PPI dilakukan untuk menghargai uang masyarakat yang telah dibayarkan ke operator dalam bentuk data. “Ini kita lakukan karena kita hargai betul uang masyarakat yang ada di operator, jadi 2 bulan terakhir datanya baru kita blok,” jelasnya.

Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys mengimbau masyarakat untuk tidak menunggu hingga batas akhir pendaftaran. 

“Kita masih punya waktu 1 bulan lebih (hingga Februari 2018). Tapi kita harapkan masyarakat tidak menghabiskan begitu saja menunggu akhir. Namun jika memang karena hal teknis tertentu, kira-kira hingga akhir April 2018 masih bisa menikmati layanan walau makin terbatas, tapi pendaftaran masih dimungkinkan,” jelas Merza.