Selasa, 19 Desember 2017 17:26 WITA

Tips Kurangi Dampak Buruk Radiasi Ponsel pada Kesehatan

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Tips Kurangi Dampak Buruk Radiasi Ponsel pada Kesehatan

RAKYATKU.COM - Diketahui ponsel memancarkan frekuensi radio dan gelombang radio (radio frecuency - RF), yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan bagi penggunanya. 

Gelombang RF ini bisa menyebabkan beberapa gangguan kesehatan, dari ringan hingga fatal. Seperti sakit kepala, berkurangnya daya ingat, kurang tidur, bahkan kanker otak. Hal ini seperti disebutkan oleh California Department of Public Health (CDPH) di Amerika Serikat. 

Untuk itu, ada baiknya agar pengguna menjaga jarak dengan ponselnya. Dinas kesehatan California juga menyarankan lima hal berikut untuk mengurangi dampak buruk radiasi ponsel pada tubuh. Berikut tipsnya yang dilansir dari CNN Indonesia:

1. Jaga jarak saat ponsel 'kerja keras'
Ponsel juga perlu dijauhkan sedang bekerja keras terhubung dengan BTS. Misal saat streaming video, video call, atau voice call menggunakan aplikasi pesan instan. Saat menelpon, pengguna bisa menggunakan headset atau speakerphone.

Selain itu, jauhkan juga ponsel dari tubuh ketika sinyalnya tampak lemah, misal hanya satu atau dua bar. Begitu juga ketika sedang berada di kendaraan yang bergerak cepat, karena ponsel sedang kerja keras menjaga kestabilan koneksi perangkat dengan BTS satu dengan lainnya seiring pergerakan pengguna. 

2. Jauhkan dari tubuh ketika tidak digunakan
Ponsel baiknya ditaruh di tas saat tidak digunakan. Jangan ditaruh di kantong. Begitu pula ketika sedang beristirahat, sebaiknya jauhkan dari kepala saat sedang tidur. 

3. Lepaskan headset
Disarankan agar pengguna melepaskan headset saat tidak digunakan menelpon. Sebab, headset juga melepaskan sedikit energi RF, bahkan ketika telepon tidak digunakan. 

4. Jangan percaya produk pengurang radiasi
Menurut Komisi Perdagangan AS (FTC), produk yang menghalangi dengan sinyal ponsel malah membuat sinyal ponsel bekerja lebih keras dan memancarkan lebih banyak energi RF. 

Meski demikian, teknologi ponsel ini masih terus berkembang, seperti disebutkan Digital Trends, bukan tidak mungkin radiasi ini bisa berkurang ke depannya.