Kamis, 23 November 2017 16:37 WITA

Registrasi Kartu SIM Gagal Lewat SMS, Ini Solusinya

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Registrasi Kartu SIM Gagal Lewat SMS, Ini Solusinya
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mewajibkan kepada operator seluler untuk melakukan moratorium layanan registrasi prabayar. Cara ini, kata Kominfo, sebagai antisipasi penggunaan data dan identitas yang tidak benar dari oknum pelanggan.

Apabila situasi tersebut terjadi, yakni pelanggan mengalami kegagalan registrasi kartu prabayar sebanyak lima kali, maka registrasi bisa dilakukan melalui gerai operator.

"Bisa ke gerai atau juga pelanggan bisa sekalian ke Dinas Dukcapil (Kependudukan dan Catatan Sipil), apabila NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan nomor KK (Kartu Keluarga) agar sinkron," kata Plt Kabiro Humas Kementerian Kominfo, Noor Iza, dilansir Detik, Kamis (23/11/2017). 

Begitu juga yang dianjurkan oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), moratorium disclaimer tersebut diperuntukkan menciptakan pengisian data yang benar sesuai NIK dan nomor KK.

Namun apabila masih gagal, pelanggan jangan panik. Sebab, hal itu bisa diatasi dengan datang ke gerai operator bersangkutan serta mengecek juga datanya ke Dukcapil apa sudah benar atau belum.

Kebijakan moratorium disclaimer ini mulai terhitung mulai 22 November 2017 pukul 24.00 WIB. Sedangkan kewajiban validasi SIM card dengan NIK dan nomor KK telah dimulai sejak 31 Oktober kemarin sampai 28 Februari 2018.