Senin, 20 November 2017 12:57 WITA

Awalnya Jaga Warnet, Novi Buat Tandingan Aplikasi Whatsapp

Editor: Almaliki
Awalnya Jaga Warnet, Novi Buat Tandingan Aplikasi Whatsapp
Andi Fadli Yusuf bersama Novi Wahyuningsih.

RAKYATKU.COM - Siapa sangka, Novi Wahyuningsih (26), warga Desa Tepakyang, Kecamatan Adimulyo,  karena pengalamannya menjaga di Warnet, malah berhasil menciptakan aplikasi chatting bernama 'Callind'.

Perempuan yang berasal dari Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah itu, kini menjadi Direktur Utama di sejumlah perusahaan IT (Teknologi Informasi) yang didirikannya. Sebut saja PT Wahyu Global Abadi, PT Rise Solution International, dan PT Callind Network International.

"Dulu saya kuliah di UGM mengambil jurusan akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, lulus tahun 2011. Saat kuliah, saya juga nyambi sebagai penjaga warnet. Dari situ saya mulai belajar bikin blog dan website. Sebelum muncul ide pembuatan Callind, malah saya dulu pengennya buat aplikasi medsos seperti Facebook namun belum kesampaian," kata Novi.

Novi sendiri tak pernah belajar secara khusus. Ia hanya belajar otodidak sebelum akhirnya berhasil membuat aplikasi tersebut.

"Meski kurang sreg, tapi jujur saya pertama kali belajar bisnis dari dunia MLM itu. Saya yang tadinya pendiam dan hanya fokus belajar biar jadi anak cerdas di kampus akhirnya mulai belajar leadership dan marketing," imbuh Novi.

Langkah akademik Novi bukan hanya di UGM saja, tetapi juga di STIE Putra Bangsa Bekasi dan juga meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Bina Nusantara di Jakarta.

Namun saat ditanya apakah ia sendiri mengerjakan Callind, ia bilang, kalau ciptaannya itu tak lepas dari ilmu para ahli IT yang ia kenal selama bekerja sebagai marketing di Perusahaan Venture Capital di Kuala Lumpur, Malaysia, pada tahun 2015. Ahli IT dari beberapa negara ia dekati demi menyempurnakan ide yang pernah muncul sebelumnya.

"Setelah beberapa kali uji coba akhirnya pada bulan Maret 2016 lalu, aplikasi Callind sudah bisa dipakai, meskipun belum resmi di-launching, karena masih kita coba jalankan dulu. Kita lihat perkembangannya , kalau sudah benar-benar siap, nanti kita launching," lanjutnya. Rencananya, aplikasi itu akan resmi diluncurkan pada Februari tahun 2018 nanti.

Sementara Dosen Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Andi Fadli Yusuf, mengaku akan mengundang Novi dalam waktu dekat. Pada Rakyatku, ia menyebut, kalau Novi akan berbagi pengalaman dan ilmu teknologi informasi.

"Novi cerdas orangnya. Ia punya jaringan cukup luas. Saya rencana undang ke Makassar bulan depan. Ia juga rencana akan jadi dosen tamu,” kata Fadli.