Kamis, 19 Oktober 2017 05:00 WITA

CEO Beberkan Rahasia Kebangkitan Blackberry

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
CEO Beberkan Rahasia Kebangkitan Blackberry
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - BlackBerry merupakan Smartphone yang sempat populer pada tahun 2000-an ini, dikabarkan akan bangkit dari keterpurukan setelah kalah bersaing dengan Ponsel berbasih Android dan iPhone.

Di bawah kepemimpinan John Chen, BlackBerry melakukan transformasi bisnis karena sadar kalah bersaing di pasar smartphone.

Perusahaan tersebut membisniskan lisensi software dan desain sehingga memungkinkan manufaktur seperti China TCL untuk mendesain, memproduksi, dan mempromosikan Blackberry.

Dengan lisensi ini, BlackBerry bisa mengantongi pendapatan bisnis lisensi sebesar US$56 juta (Rp757,03 miliar) dan meningkat hampir empat kali lipat dari dari tahun sebelumnya yang sebesar US$15 juta (Rp202,77 miliar).

Perusahaan asal Kanada ini juga menawarkan software keamanan untuk perbankan dan perusahaan agar terhindar dari serangan siber. BlackBerry juga memasok piranti lunak untuk industri otomotif berupa sistem hiburan. Tak hanya itu, mereka juga menawarkan aplikasi ponsel berbasis Android di Google Play Store.

Dilansir dari Phone Arena, Kamis (19/10/2017), Chen sukses menarik BlackBerry dari keterpurukan. Hal ini ditandai dari saham BlackBerry naik 66 persen di pasar dan perusahaan tersebut bisa menghasilkan uang.

" Kami telah menyelesaikan transformasi kami dan perusahaan ini. Saat ini, (kami) telah bangkit dari keterpurukan," kata Chen yang menggantikan Thorston Heinz sebagai CEO BlackBerry pada 2013.