06 October 2017 09:40 WITA

Peretas Rusia Gunakan Kaspersky untuk Curi File Rahasia NSA

Editor: Suriawati
Peretas Rusia Gunakan Kaspersky untuk Curi File Rahasia NSA
Markas besar NSA

RAKYATKU.COM - Hacker yang didukung pemerintah Rusia dilaporkan telah mencuri file yang berisi rahasia penting Amerika Serikat dari National Security Agency (NSA).

Para peretas dilaporkan menemukan file-file itu melalui perangkat lunak antivirus Kaspersky, setelah seorang kontraktor NSA meletakkan file-file tersebut di komputer rumahnya.

BACA JUGA: AS Larang Software Kaspersky dari Instansi Pemerintah

Hal ini pertama kali dilaporkan oleh Wall Street Journal pada hari Kamis (05/10) yang mengatakan bahwa serangan tersebut terjadi pada 2015, tapi baru ditemukan tahun lalu.

File-file tersebut dilaporkan menguraikan bagian-bagian kunci strategi NSA untuk memata-matai dan membela diri dari serangan cyber, dan dipandang sebagai salah satu pelanggaran keamanan yang paling signifikan sampai saat ini.

NSA menolak berkomentar, dengan alasan kebijakan agensi "tidak pernah berkomentar mengenai masalah afiliasi atau personil kami."

Laporan tersebut dapat meningkatkan ketegangan atas klaim AS terhadap serangan cyber Rusia, termasuk penargetan badan pemilihan negara dan hacking komputer Partai Demokrat dalam upaya untuk mempengaruhi hasil pemilihan presiden 2016.

Selain itu, data yang dicuri bisa memiliki implikasi besar bagi kemampuan Rusia untuk menyerang jaringan AS dan mempertahankan diri dari NSA. Memiliki informasi semacam itu dapat memberi informasi kepada pemerintah Rusia tentang bagaimana melindungi jaringannya sendiri, sehingga lebih sulit bagi NSA untuk melakukan pekerjaannya.

Laporan pencurian file ini menjelaskan bagaimana kekhawatiran pejabat pemerintah AS baru-baru ini mengenai perangkat lunak Kaspersky. Perangkat lunak perusahaan Rusia itu dilarang dari badan-badan pemerintah AS bulan lalu setelah sebuah laporan di Bloomberg menuduh perusahaan tersebut bekerja sama dengan pemerintah Rusia selama bertahun-tahun.