Kamis, 05 Oktober 2017 08:26 WITA

Februari 2018, Aktivasi Kartu Provider Baru Pakai NIK KTP-el

Editor: Almaliki
Februari 2018, Aktivasi Kartu Provider Baru Pakai NIK KTP-el

RAKYATKU.COM, JAKARTA – Pada Februari 2018, provider telepon selular akan meminta NIK KTP elektronik jika ingin aktivasi. Hal itu disampaikan pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

Terdata, 35.290.719 pengguna telepon selular, NIK-nya terdaftar dalam kartu perdana mereka. "Sekarang sudah ada 35 juta lebih keping kartu perdana telepon yang pakai NIK dari KTP elektronik," kata Sekretaris Ditjen Dukcapil Kemendagri, I Gede Suratha, seperti disampaikan Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Arief M Eddie, Rabu (4/10/2017) dilansir dari laman resmi Kemendagri.

Dari jumlah itu, saat ini pengguna kartu perdana telepon selular di Indonesia sebanyak 128 juta. Namun baru 35 juta yang terdaftar. "Bila tidak masukan NIK-nya, maka penggunaan kartu tersebut akan terputus di bulan Februari tahun depan," ujar Arief.

Selain itu, pemerintah bekerjasama dengan pihak operator selular akan memberlakukan ketentuan khusus, di mana ke depannya, satu orang hanya boleh menggunakan tiga kartu perdana saja.

"Artinya NIK itu hanya berlaku untuk mendaftar di 3 kartu telepon seluluar saja. Lewat dari itu, tidak boleh," ungkap dia.

Adapun dari 35 juta kartu perdana yang sudah teregistrasi saat ini antara lain, Telkomsel 23.135.293, Indosat (8.033.792), XL (2.349.461), Smartfren (1.248.756), Telkom Indihome (181.627), Three (151.163), dan telkom indihome (190.627).

Tags