Selasa, 26 September 2017 18:43 WITA

China Mulai Produksi Pesawat Amfibi Komersial Pertama di Dunia

Editor: Suriawati
China Mulai Produksi Pesawat Amfibi Komersial Pertama di Dunia
Foto: People's Daily

RAKYATKU.COM - Sebuah perusahaan China telah mengembangkan dan memproduksi pesawat amfibi komersial pertama di dunia. Pesawat tanpa awak ini rencananya akan digunakan untuk mengantarkan barang ke pulau-pulau dan mendeteksi kapal selam.

UVS Intelligence System, pembuat pesawat tersebut mengatakan bahwa produksi massal pesawat amfibi U650 telah dimulai dan akan memasuki operasi komersial tahun ini.

BACA JUGA: Pesawat Amfibi Baru China Lolos Tes Hidrodinamika

Perusahaan mengatakan telah memiliki dua kontrak dengan pembeli dalam negeri dan klien di Asia Tenggara. Perusahaan menolak menyebutkan nama pembeli, namun mengatakan bahwa kedua kontrak tersebut memiliki nilai yang cukup besar.

"Kami bekerja sama dengan klien dalam negeri untuk mengajukan permohonan persetujuan dari otoritas manajemen lalu lintas udara dari rencana kami untuk membuka rute pengiriman tahun depan dengan menggunakan pesawat tak berawak," kata pendiri UVS, Liu Jiandong.

U650 dikembangkan berdasarkan pesawat amfibi Colyaer Freedom S100, yang hak kekayaan intelektualnya sepenuhnya diakuisisi oleh perusahaan Shanghai.

U650 telah melakukan penerbangan perdananya dari perairan di lokasi China tengah pada bulan Desember 2015.

loading...

China Mulai Produksi Pesawat Amfibi Komersial Pertama di DuniaU650 terlihat di sebuah pameran di Beijing (Xinhua)

Pesawat amfibi tak berawak ini memiliki ukuran 5,85 meter, terbuat dari serat karbon, dan mampu bertahan sampai 15 jam dengan kecepatan jelajah 180 kilometer per jam dan rentang penerbangan 2.000 km. Pesawat ini bisa lepas landas dan mendarat dari lapangan terbang, lapangan rumput atau air tawar yang sempit.

Pesawat tak berawak itu bisa membawa muatan hingga 250 kilogram dan sayapnya juga bisa membawa empat muatan.

Liu mengatakan, perusahaannya melihat kurir domestik dan asing sebagai pengguna utama U650. Ia berharap model tersebut sukses secara komersial karena "ini adalah satu-satunya pesawat tak berawak di pasar global yang mampu mengangkut muatan 200 kg atau lebih."

Selain itu, U650 juga mampu menjalankan misi militer seperti pengintaian dan serangan dari darat ke darat, karena bisa dilengkapi dengan radar, sonar atau rudal.

"Misalnya, pesawat tak berawak itu dapat tetap mengapung di laut untuk menarik sonar untuk mendeteksi kapal selam dan bergerak cepat ke daerah lain untuk melanjutkan pencarian," kata Liu.

Loading...
Loading...