Selasa, 12 September 2017 13:59 WITA

Akhir Pertarungan Hak Cipta Foto Monyet Selfie

Editor: Suriawati
Akhir Pertarungan Hak Cipta Foto Monyet Selfie
Naruto

RAKYATKU.COM - Pertarungan mengenai siapa yang memiliki hak cipta atas foto monyet selfie yang telah berlangsung selama dua tahun, telah berakhir dengan damai.

Pemilik kamera, David Slater, dan PETA (organisasi yang mengajukan tuntutan hak cipta atas nama monyet yang bernama Naruto) telah mencapai penyelesaian dalam kasus tersebut di luar pengadilan.

BACA JUGA: Hak Cipta Foto Monyet Selfie dari Sulawesi Masih Jadi Perdebatan

"Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Slater telah sepakat untuk menyumbangkan 25 persen dari pendapatan yang akan datang, yang berasal dari penggunaan atau penjualan foto monyet itu sendiri, ke badan amal yang melindungi habitat Naruto dan kera jambul lainnya di Indonesia," kata PETA dalam sebuah pernyataan.

Slater dan PETA juga sepakat untuk memperluas hak hukum bagi hewan non-manusia, dan mereka akan melanjutkan pekerjaan masing-masing untuk mencapai tujuan itu.

Akhir Pertarungan Hak Cipta Foto Monyet SelfieKisah tentang monyet selfie dimulai pada tahun 2011, saat Slater berkunjung ke Sulawesi Utara dan menghabiskan beberapa hari dan memotret sekelompok kera, serta memungkinkan mereka gambar sendiri.

Salah satu foto menjadi populer, tapi juga menjadi subyek perselisihan hukum yang rumit pada tahun 2014, ketika Slater meminta Techdirt dan Wikipedia untuk berhenti menggunakannya tanpa izin.

Situs-situs tersebut menolak, dan Wikipedia mengklaim bahwa Naruto adalah pemilik hak cipta yang sebenarnya dari foto tersebut.

Pada tahun 2015, Orang-orang dari Perlakuan Etis terhadap Hewan (PETA) mengajukan tuntutan terhadap Slater atas nama monyet itu. Mereka mengklaim bahwa hewan itu adalah pemilik hak cipta yang sah.

Tags