Kamis, 24 Agustus 2017 08:20 WITA

Spam Masih Merupakan Alat Utama Bagi Para Hacker

Editor: Suriawati
Spam Masih Merupakan Alat Utama Bagi Para Hacker
INT

RAKYATKU.COM - Penjahat cyber masih mempertahankan cara lama untuk menipu korbannya, yaitu melalui email spam. Bahkan, pesan berbahaya ini semakin banyak dikirim saat ini, daripada sebelumnya.

Angka dari IBM menunjukkan bahwa email spam tetap merupakan alat kunci bagi peretas, dengan volume pesan semacam itu meningkat 400 persen dalam satu tahun terakhir.

BACA JUGA: Ekstensi Chrome CopyFish Dibajak, Hapus Sekarang!

Menurut 2017 IBM X-Force Threat Intelligence Index, hampir setengah (44 persen) dari semua spam yang dianalisis oleh perusahaan berisi lampiran berbahaya. Delapan puluh lima persen lampiran spam berbahaya dapat mengunci data dan mengharuskan pengguna untuk membuka atau memulihkan file mereka, dengan mengirimkan uang tebusan.

Spam Masih Merupakan Alat Utama Bagi Para HackerLaporan tersebut juga menemukan bahwa penulis spam semakin menyesuaikan konten mereka untuk mengelabui korban yang tidak sadar untuk membuka pesan.

Sebagian besar dari semua spam (83 persen) dikirim selama hari kerja, dan puncaknya pada dini hari di Eropa, lalu menargetkan korban di AS pada saat fajar.

Namun wilayah yang mendapatkan jumlah spam tertinggi sebenarnya adalah India (30 persen), di susul Amerika Selatan (25 persen) dan China (11 persen).

Laporan tersebut juga menemukan bahwa scammers paling tidak aktif pada hari Senin dan Jumat, dengan penurunan aktivitas utama pada akhir pekan.

Tags