13 August 2017 10:47 WITA

Stasiun Luar Angkasa Akan Dikirimi Superkomputer Pertamanya

Editor: Suriawati
YouTube

RAKYATKU.COM - Stasiun Luar Angkasa Internasional, yang saat ini menampung tiga orang Amerika, dua orang Rusia, dan seorang Italia, akan menerima superkomputer pertamanya minggu depan.

Hewlett Packard Enterprise (HPE) akan meluncurkan superkomputer tersebut ke ruang angkasa di Dragon SpaceX pada hari Senin, sebagai bagian dari percobaan bersama dengan badan antariksa AS, NASA.

BACA JUGA: Bocah 9 Tahun Melamar Menjadi 'Guardian of the Galaxy' di NASA

"Sebuah misi ke Mars akan membutuhkan sumber daya komputasi onboard yang canggih yang mampu memperpanjang masa uptime. Untuk memenuhi persyaratan ini, kita perlu meningkatkan kelayakan teknologi di luar angkasa agar lebih menjamin kesuksesan misi," kata Alain Andreoil, seorang wakil presiden senior dan manajer umum di kelompok Data Center Infrastructure HPE.

"Dengan mengirimkan superkomputer ke luar angkasa, HPE mengambil langkah pertama ke arah itu. Tahap selanjutnya dari percobaan ini pada akhirnya akan melibatkan pengiriman teknologi baru dan sistem komputasi mutakhir lainnya, seperti Memory-Driven Computing ke ISS, begitu kami belajar lebih banyak tentang bagaimana Spaceborne computer bereaksi di luar angkasa."

Mesin yang dijuluki Spaceborne Computer ini berbasis pada sistem kelas Apollo 40 dan menjalankan Linux. Ini akan dilengkapi dengan pendingin yang unik untuk mengatasi kendala lingkungan dan persyaratan keandalan superkomputer di ruang angkasa.

Percobaan akan berlangsung sekitar satu tahun, kira-kira jumlah waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke Mars - yang memerlukan kemampuan komputasi canggih untuk mengurangi latensi komunikasi dan memastikan kelangsungan hidup para astronot menuju planet merah.
 
Komunikasi antara Bumi dan Mars bisa memakan waktu hingga 20 menit satu arah atau 40 menit untuk perjalanan pulang-pergi. Oleh karena itu, superkomputer onboard mutlak diperlukan.

Tags