06 August 2017 20:00 WITA

Bahaya Media Sosial untuk Anak Sama Dengan Junk Food

Editor: Suriawati
Bahaya Media Sosial untuk Anak Sama Dengan Junk Food
INT

RAKYATKU.COM - Komisioner prlindungan anak-anak Inggris memperingatkan bahwa orangtua harus campur tangan untuk menghentikan buah hati mereka menggunakan media sosial. Ia juga mengatakan bahwa bahaya menghabiskan waktu secara online, sama dengan makan junk food.

Dalam sebuah wawancara dengan Observer, Anne Longfield mengkritik cara-cara media sosial raksasa menarik anak-anak agar menghabiskan lebih banyak waktu di platform mereka.

BACA JUGA: Pengguna Instagram Habiskan 32 Menit Setiap Hari di Aplikasi

"Ini adalah sesuatu yang setiap orang tua akan bicarakan terutama selama liburan sekolah, bahwa anak-anak dalam bahaya media sosial, sama seperti permen, dan waktu online mereka sama seperti junk food."

"Tak satu pun dari kita sebagai orang tua ingin anak-anak kita makan junk food setiap saat. Untuk alasan yang sama, kita seharusnya tidak ingin anak-anak kita melakukan hal yang sama dengan waktu online mereka."

Anne menyarankan bahwa orang tua harus menggunakan pembicaraan untuk menjinakkan kebiasaan online.

Tahun lalu, pengawas industri, Ofcom mengatakan bahwa internet telah melampaui televisi sebagai media hiburan yang paling populer untuk anak-anak di Inggris. Mereka yang berusia lima sampai 15 tahun menghabiskan 15 jam seminggu di internet.