22 July 2017 12:49 WITA

Diblokir, Pengguna Telegram Justru Bertambah di Parepare

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Diblokir, Pengguna Telegram Justru Bertambah di Parepare

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) secara resmi memblokir layanan web Telegram di Indonesia pada Senin, 17 Juli kemarin. Pemblokiran ini justru memeberikan efek yang cukup positif di Kota Parepare, pasalnya penggunan layanan chat perusahaan asal Rusia ini justru bertambah.

Yani, salah seorang warga mengaku baru dua hari terakhir menggunakan layanan Telegram sebagai layanan chat. selain ringan, isu tidak bisa disadap menjadi alasan kuatnya.

"Kemarin masih menggunakan WA atau BBM, baru ribut-ribut beberapa hari kemarin, saya coba-coba pakai, katanya tidak bisa disadap," kata Yani, Sabtu (22/7/2017).

Hal senada diungkapkan Wahyu , warga Parepare lainnya. dia mengaku mendwonload aplikasi Telegram lantaran penasaran dengan aplikasi yang ramai menjadi perbincangan.

"Saya download saja aplikasinya, namun belum pernah saya pakai," ungkap Wahyu.

Diketahui, Kemenkominfo memblokir aplikasi Telegram karena dianggap kerap menemukan konten terorisme yang di aplikasi tersebut. Mereka telah mengamati konten-konten itu selama setahun belakangan.