Sabtu, 15 Juli 2017 11:34 WITA

Remaja Gunakan Emoji untuk Jual Narkoba di Media Sosial

Editor: Suriawati
Remaja Gunakan Emoji untuk Jual Narkoba di Media Sosial
Stacey Dooley ditawari obat melalui media sosial (BBC)

RAKYATKU.COM - Remaja di Amerika Serikat menggunakan emoji sebagai kode rahasia untuk membeli obat-obatan terlarang melalui media sosial, menurut sebuah penyelidikan BBC.

Dalam film dokumenter BBC, Stacy Dooley Investigates, diungkapkan bahwa remaja menghasilkan ratusan dollar per hari melalui Instagram, Snapchat and Yellow. Mereka menggunakan emoji berbeda sebagai simbol untuk jenis obat-obatan tertentu.

BACA JUGA: Era Robot Jadi Ancaman Para Pekerja

Daun mapel digunakan untuk mewakili obat-obatan pada umumnya sedangkan intan mewakili kokain atau metamfetamina. Sementara emoji pil mewakili ekstasi atau MDMA dan jarum mengacu pada heroin.

Remaja Gunakan Emoji untuk Jual Narkoba di Media Sosial

Dalam program tersebut Miss Dooley bertemu dengan seorang anak berusia 16 tahun bernama 'Tai' di Croydon. Remaja tersebut mengatakan bahwa dia menghasilkan sekitar Rp5,2 juta dalam sehari.

Remaja tersebut mengatakan bahwa dia mulai menjual pada usia 12 tahun. "Saya adalah anak-anak sehingga anak-anak mengenal saya dan anak-anak datang kepada saya untuk mendapatkan sesuatu."

"Semua orang yang menginginkannya. Bukan salah saya kalau mereka menginginkannya."

Remaja Gunakan Emoji untuk Jual Narkoba di Media SosialAnggota geng juga mengatakan kepada BBC bahwa mereka menghasilkan ribuan dollar dalam hitungan hari dengan menjual melalui aplikasi media sosial.

Seorang anggota geng mengatakan bahwa sekitar 75% pendapatan mereka didapat melalui media sosial.

Ditanya mengenai hal tersebut, juru bicara Snapchat mengatakan bahwa kebijakan perusahaan melarang penggunaan Snapchat untuk aktivitas ilegal. Ia juga mengimbau semua pengguna untuk melaporkan aktivitas mencurigakan di aplikasi tersebut.

Instagram dan Yellow belum memberikan komentar.

Tags