Selasa, 06 Juni 2017 17:16 WITA

Google dan Facebook Nyatakan Dukungan untuk Perjanjian Iklim Paris

Editor: Suriawati
Google dan Facebook Nyatakan Dukungan untuk Perjanjian Iklim Paris
CEO Facebook, Mark Zuckerberg

RAKYATKU.COM - Beberapa perusahaan teknologi raksasa di AS telah bergabung dalam kampanye yang mendukung kesepakatan iklim Paris, seminggu setelah Presiden Donald Trump keluar dari perjanjian tersebut.

Apple, Amazon, Facebook, Google, Tesla, Lyft, dan Uber adalah beberapa perusahaan yang telah memasukkan nama mereka ke kampanye We Are Still In.

BACA JUGA: Michael Bloomberg Akan Sumbang Rp200 M untuk Kesepakatan Iklim Paris

Kampanye ini dimulai pada hari Senin, dalam upaya untuk membawa komunitas bisnis di negara tersebut dalm mengurangi emisi karbon AS.

"Dengan tidak adanya kepemimpinan dari Washington, negara bagian, kota, perguruan tinggi dan universitas dan bisnis yang mewakili persentase AS, ekonomi yang cukup besar akan mengejar sasaran iklim yang ambisius, bekerja sama untuk mengambil tindakan tegas dan untuk memastikan bahwa AS tetap menjadi pemimpin global dalam mengurangi emisi," demikian sebuah pernyataan dari situs kampanye We Are Still In.

Google dan Facebook Nyatakan Dukungan untuk Perjanjian Iklim ParisMichael Bloomberg

loading...

Penyelenggara utama kampanye tersebut, Michael Bloomberg juga telah mengajukan sebuah pernyataan, yang disebut America's Pledge ke Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Senin. Ini mewakili lebih dari 1.000 gubernur, walikota, investor, universitas, dan perusahaan AS.

BACA JUGA: Donald Trump Tegaskan AS Keluar dari Kesepakatan Iklim Paris

Pernyataan tersebut mencakup sebuah janji untuk mengupayakan pengurangan emisi sama seperti yang dijanjikan oleh AS saat Presiden Barack Obama menandatangani kesepakatan iklim Paris pada tahun 2015.

Bloomberg sendiri menjanjikan $15 juta (Rp200 miliar) kepada PBB untuk membantu membayar jatah AS dari kesepakatan iklim Paris.

Loading...
Loading...