06 January 2017 06:15 WITA

War Room Pemkot Makassar Bikin Kapolda Sulsel Terkagum-kagum 

Editor: Sulaiman Abdul Karim
War Room Pemkot Makassar Bikin Kapolda Sulsel Terkagum-kagum 
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Muktiono, berkunjung ke War Room lantai 10 menara kantor Balaikota Makassar, Kamis (5/1/2017). 

RAKYATKU.COM, MAKASSAR -  Kapolda Sulsel, Irjen Pol Muktiono, berkunjung ke War Room lantai 10 menara kantor Balaikota Makassar, Kamis (5/1/2017). 

Ini adalah kunjungan pertama kalinya Muktiono, pasca dilantik sebagai Kapolda Sulsel. Muktiono pun dengan seksama menyimak penjelasan Kepala Bidang Aplikasi Telematika Diskominfo Makassar, Danny Hidayat, terkait  sistem pengoperasian ruang dalam memantau kondisi kota Makassar .

Di dalam ruangan kontrol tersebut terpampang layar lebar melengkung dalam konfigurasi 7X3 wall matrix. Layar itu menampilkan tayangan real time 115 CCTV Full HD PTZ yang telah ditempatkan di titik-titik strategis. "Pihak pemkot selanjutnya akan menambah kamera CCTV hingga 128 titik lagi yang sementara tahap penyelesaian untuk integrasinya," katanya.  

Di hadapan kapolda, Danny menjelaskan sistem pengeporasian war room yang dikelola Pemkot diakui sudah sangat canggih dari kota-kota lainnya. Karena selain berfungsi sebagai kamera pemantau dan trafik jalan. 

Kamera CCTV milik War Room Makassar juga dapat melakukan zooming berkali-kali, teknologi kamera infra merah, dan berputar 360 derajat. 
"Kemampuan menyimpan data rekamannya mampu hingga 5 tahun lamanya, dan dari sejumlah server yang berada di ruangan Datacenter TIER 2 pada War Room, yang juga dilindungi dengan firewall," paparnya.

Selain itu pula di War Room ini juga menampilkan dan melakukan analisa data kependudukan, pemantauan cuaca dan iklim, serta aplikasi tracking GPS pada semua kendaraan layanan publik milik Pemkot Makassar, sebagai kesatuan CARESTER (Care and Rescue Center) Kota Makassar dengan layanan Nomor tunggal panggilan darurat 112.

Dengan kekuatan personil 33 orang yang terbagi dalam tiga 3 shif bertugas selama 24 jam sehari, mampu melakukan crawling media sosial yang  akan segera integrasi dan mendukung Badan Siber Nasional (BSN), 

Strategi inti lainnya adalah penggunaan platform open data, penyatuan layanan publik dalam satu platform, integrasi dengan konvergensi network, dan memulai integrasi seluruh sistem untuk dijadikan Decision Support Sistem (DSS) melalui BIG DATA yang terbangun. 

"Fasilitas ini sifat  strategis, maka  war room ini mempunyai pengaman yang sangat ketat, dimana Satuan Polisi Pamong Praja, didukung pula oleh pengawalan dari TNI," terangnya.

Muktiono yang dimintai pendapatnya usai memantau ruang kontrol tersebut, sangat mengapresiasi teknologi ini. "Ini sangat strategis sekali, pihaknya bisa mewujudkan seperti apa yang dilakukan  pemkot dalam menyelesaikan permasalahan permasalahan yang dihadapi masyarakat, tidak menutup kemungkinan kita akan bekerja sama dengan Pemerintah kota," harapnya.