Senin, 26 September 2016 11:14 WITA

Survey: Banyak Perusahaan Pecat Karyawan yang Main Pokemon Go di Tempat Kerja

Editor: Suriawati
Survey: Banyak Perusahaan Pecat Karyawan yang Main Pokemon Go di Tempat Kerja
INT

RAKYATKU.COM - Sejumlah perusahaan di Malaysia telah memecat karyawan yang tertangkap bermain Pokemon Go selama jam kerja, menurut sebuah jajak pendapat baru-baru ini oleh Malaysian Employers Federation (MEF).

Hasil survei yang dilaporkan oleh media lokal, The Star, Minggu (25/09) tersebut mengungkapkan bahwa enam di antara 150 perusahaan yang disurvei telah memecat pekerja "yang terlibat terlalu banyak" dalam permainan populer itu. Pokemon Go pertama kali diluncurkan di Malaysia pada tanggal 6 Agustus, bertepatan dengan peluncuran di Indonesia dan Singapura.

Baca juga: Nintindo Rilis Pokemon Go Plus, Aksesori Penangkap Pokemon

Perusahaan juga telah mengambil tindakan lain seperti menasihati karyawan agar tidak bermain game selama jam kerja, mengeluarkan surat peringatan dan penangguhan tanpa dibayar, kata laporan itu.

Survey: Banyak Perusahaan Pecat Karyawan yang Main Pokemon Go di Tempat KerjaMenurut survei, 95 persen dari perusahaan yang disurvei mengambil sikap yang kuat terhadap permainan dan menunjukkan bahwa mereka tidak memungkinkan karyawan mereka untuk mengakses aplikasi itu di tempat kerja. 

Sementara itu, 96 persen perusahaan melarang staf mereka mendaftar dalam game menggunakan alamat email perusahaan mereka.

Jajak pendapat juga menemukan bahwa seperempat dari pengusaha telah menemukan pekerja mereka bermain game selama jam kerja.

Menurut direktur eksekutif MEF, Shamsuddin Bardan, 11 persen dari perusahaan mencatat bahwa karyawan mereka "mengambil istirahat makan siang lebih lama karena permainan". 

Sementara itu, 5 persen dari pengusaha juga menemukan pekerja mereka melanggar daerah terlarang di perusahaan mereka untuk menangkap Pokemon yang mereka lihat di layar smartphone mereka.

Untuk mencegah permainan ini mempengaruhi produktivitas kerja, lebih dari setengah dari perusahaan yang disurvei mengindikasikan bahwa mereka ingin pengembang game Niantic Labs untuk menghapus PokéStops dan Gyms di dekat kantor mereka.

Tapi, permainan ini tidak tidak hanya memberikan dampak buruk. Hampir seperlima dari perusahaan yang disurvei, termasuk di industri makanan dan minuman, mengatakan bahwa permainan ini justru memberikan manfaat untuk bisnis mereka.