Sabtu, 21 Maret 2020 08:53 WITA

Dokter yang Meninggal 150 Tahun Lalu Selamatkan Nyawa Kita dari Covid-19

Editor: Suriawati
Dokter yang Meninggal 150 Tahun Lalu Selamatkan Nyawa Kita dari Covid-19
Ignaz Semmelweis

RAKYATKU.COM - Klik beranda Google hari ini, dan Anda akan menemukan video animasi yang menunjukkan cara tepat mencuci tangan!

Ketika pandemi coronavirus terus menyapu seluruh dunia, Google Doodle menghormati orang pertama yang menemukan manfaat medis dari mencuci tangan.

Dia adalah Ignaz Semmelweis. Dokter itu lahir di Hongaria pada 1 Juli 1818. Dia mendapatkan gelar doktor dari Universitas Wina dan gelar master dalam kebidanan.

Dia menunjukkan pentingnya menjaga tangan bersih pada 20 Maret 1847. Itu ketika dia ditunjuk sebagai ketua presiden di klinik bersalin Rumah Sakit Umum Wina.

Dr Semmelweis mengharuskan semua dokter untuk mendisinfeksi tangan mereka dengan larutan kapur diklorinasi.

Alasan dia menerapkan persyaratan penyelamatan jiwa ini adalah karena banyak ibu sekarat akibat tingkat infeksi yang tinggi yang disebut sebagai childbed fever.

Dia menyadari ini karena dokter membawa penyakit menular di tangan mereka, lalu memindahkannya ke ibu yang baru melahirkan.

loading...

Apalagi, banyak dokter menangani mayat selama otopsi, lalu lanjut merawat wanita hamil.

Dia memutuskan bahwa mencuci tangan sangat penting untuk mencegah mereka menularkan penyakit.

Dokter yang Meninggal 150 Tahun Lalu Selamatkan Nyawa Kita dari Covid-19Setelah dokter Ignaz memprakarsai kebijakan mencuci tangan wajib, tingkat kematian turun dari 18% menjadi hanya 2%.

Setelah kematiannya pada tahun 1865, mencuci tangan divalidasi oleh profesional medis lainnya.

Beberapa dekade kemudian, rekomendasi higienisnya telah diterapkan di seluruh dunia.

Loading...
Loading...