Kamis, 23 Januari 2020 22:45 WITA

Gara-Gara Windows 7, Pemerintah Jerman Mesti Keluarkan Uang Rp12 Miliar

Editor: Nur Hidayat Said
Gara-Gara Windows 7, Pemerintah Jerman Mesti Keluarkan Uang Rp12 Miliar

RAKYATKU.COM - Pemerintah Jerman harus mengeluarkan uang 800 ribu euro karena tak memperbarui sistem operasi di kantor pemerintahannya menjadi Windows 10.

Ada sekitar 33 ribu PC di kantor pemerintahan Jerman yang saat ini masih menjalankan Windows 7. 

Imbasnya, pemerintah Jerman harus membayar 800 ribu euro atau sekitar Rp12,1 miliar ke Microsoft untuk mendapat dukungan perlindungan keamanan pada setiap PC.

Biaya ini harus mereka bayarkan karena Microsoft sudah menghentikan dukungannya terhadap Windows 7 pada awal 2020 ini. 

Sistem operasi tersebut tak lagi mendapat pembaruan keamanan dan pembaruan lainnya dari Microsoft.

Untungnya Microsoft masih memberikan kesempatan bagi pengguna Windows 7 Enterprise yang belum memperbarui OS-nya ke Windows 10. 

loading...

Kesempatan itu dalam bentuk Extended Security Updates, yang biayanya sekitar USD25 untuk setiap PC pada tahun pertama, dan meningkat menjadi USD50 pada 2021, lalu menjadi USD100 pada 2022.

Biaya tersebut bakal meningkat dua kali lipat lebih mahal untuk pengguna Windows 7 Pro, yaitu USD 50, USD 100, dan USD 200 berturut-turut untuk tahun 2020, 2021, dan 2022. 

Meski sebenarnya biaya ini masih bisa dinegosiasikan tergantung jumlah perangkat yang dipakai oleh perusahaan atau pemerintahan bersangkutan.

Pemerintah Jerman sebenarnya sudah mulai memperbarui perangkat PC di kantor pemerintahannya ke Windows 10. 

Namun, prosesnya belum sempat selesai saat Microsoft sudah menghentikan dukungannya ke Windows 10, demikian dikutip The Verge, Kamis (22/1/2020).

Loading...
Loading...