Senin, 21 Oktober 2019 01:00 WITA

Tujuh Hal yang Mungkin Terjadi Kalau Media Sosial Tak Ada

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Tujuh Hal yang Mungkin Terjadi Kalau Media Sosial Tak Ada

RAKYATKU.COM - Tidak dapat dipungkiri media sosial menawarkan sejumlah manfaat luar biasa bagi penggunanya. Namun ada juga dampak negatif ditimbulkan.

Bahkan, kini media sosial juga dimanfaatkan oleh sebagian orang sebagai media untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Oleh karena itu, nggak mengherankan jika saat ini media sosial sangat digemari masyarakat berbagai kalangan usia.

Tapi, apa jadinya kalau suatu saat seluruh media sosial tiba-tiba-tiba menghilang dari peredaran? Nah, berikut adalah beberapa hal yang mungkin terjadi kalau media sosial tiba-tiba menghilang.

1. Berita Hoax Berkurang

Meskipun awalnya diciptakan untuk hal yang positif, tapi nyatanya kini media sosial banyak digunakan untuk melakukan hal yang dapat merugikan orang lain.

Salah satunya adalah penyebaran berita hoax yang saat ini semakin marak terjadi di lingkungan masyarakat.

Oleh karena itu, jika suatu saat semua media sosial tiba-tiba menghilang maka kabar baiknya adalah jumlah berita hoax yang disebar pun kemungkinan besar akan berkurang.

Karena seperti yang kita tahu, media sosial menjadi wadah yang banyak dipilih oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab untuk menyebarkan berita hoax.

Hal tersebut tak lepas dari kelebihan yang ditawarkan oleh media sosial di mana platform ini sangat mudah dijangkau oleh banyak orang di berbagai belahan dunia.

2. Selebgram Terancam Punah

Jika di zaman dulu untuk menjadi terkenal sangatlah sulit, maka kini berkat kecanggihan teknologi dan kehadiran media sosial, hal tersebut sangat mudah untuk terjadi.

Bahkan, tanpa memiliki prestasi yang membanggakan pun seseorang bisa dengan mudah menjadi selebgram yang dikenal banyak orang.

Bukan hanya itu saja, menjadi selebgram juga bisa membuka peluang bagi kamu untuk mendapatkan endorse yang bisa menghasilkan banyak uang.

Oleh karena itu, jika media sosial tiba-tiba menghilang, maka kemungkinan besar nggak akan ada lagi selebgram-selebgram baru yang bermunculan.

3. Media Promosi Berkurang

Menawarkan kemudahan membagikan informasi secara cepat dan bisa diakses di mana pun, nggak heran kalau media sosial banyak dipilih sebagai media yang tepat untuk ajang promosi.

Terlebih, promosi lewat media sosial juga bisa dilakukan tanpa harus mengeluarkan modal sedikit pun.

Sayangnya, hal ini nggak bisa lagi kamu lakukan jika suatu saat media sosial tiba-tiba menghilang dari peredaran, geng.

4. Media Komunikasi Lebih Terbatas

Salah satu tujuan utama dari kehadiran banyaknya media sosial saat ini tentunya bukan lain untuk memudahkan komunikasi para pengguna.

Loading...

Bahkan, dilansir laman Jalantikus, Senin (21/10/2019), lewat media sosial kamu pun bisa kembali berinteraksi dengan teman yang sudah lama nggak bertemu.

Bisa dikatakan bahwa media sosial merupakan salah satu media penghubung silaturahmi banyak orang. Namun, akan berbeda ceritanya jika suatu saat nanti media sosial tiba-tiba menghilang dan nggak bisa lagi kamu gunakan, geng.

Meksipun masih ada alternatif lain seperti aplikasi chatting, tapi pastinya aplikasi semacam itu tetap membutuhkan kontak untuk bisa berkomunikasi.

5. Akan Sulit Menyuarakan Kebenaran Agar Didengar

Media sosial memberikan setiap orang hak untuk berbicara, menyampaikan pendapat, hingga menyuarakan kebenaran yang dapat membawa perubahan besar.

Jumlah massanya yang begitu banyak, membuat suara mereka lebih bisa didengar oleh orang yang bersangkutan.

Misalnya saja saat kontroversi RUU KUHP yang belakangan kemarin sempat menghebohkan jagat maya dan membuat banyak orang menyuarakan pendapat mereka masing-masing di media sosial.

Namun sayangnya, hal ini mungkin akan sulit lagi dilakukan jika suatu saat nanti media sosial tiba-tiba menghilang.

6. Kesehatan Mental Lebih Terjaga

Meskipun sebenarnya memiliki sisi positif yang sangat bermanfaat, tapi kini citra media sosial tercoreng oleh banyaknya hal-hal buruk yang terjadi di dalamnya.

Mulai dari kasus bullying, hate speech, dan lain sebagainya yang kini sangat sering sekali ditemukan di media sosial.

Selain itu, media sosial juga bisa memicu seseorang menjadi nggak percaya diri atau bahkan iri dengan kehidupan "enak" yang sering dipamerkan seseorang.

Hal inilah yang secara nggak langsung dapat membuat kesehatan mental seseorang terganggu dan selalu merasa nggak cukup dengan apa yang telah dimilikinya.

Oleh karena itu, dengan hilangnya media sosial maka besar kemungkinannya jika kesehatan mental seseorang akan lebih terjaga.

7. Pengguna Dilanda Kegelisahan

Hal yang paling terasa dan kemungkinan besar akan terjadi adalah kegelisahan yang timbul di kalangan para pengguna media sosial.

Seperti yang kita tahu, beberapa media sosial seperti Instagram, Facebook, juga Twitter belakangan kemarin sempat megalami down dan hal itu sudah cukup membuat banyak orang gelisah.

Lalu, bagaimana jika media sosial akan menghilang selamanya? Pastinya kegelisahan yang lebih parah mungkin akan terjadi.

Meskipun begitu, kegelisahan ini mungkin hanya akan terjadi beberapa saat saja hingga akhirnya kita mulai terbiasa dengan hal itu.

 

Loading...
Loading...