Selasa, 09 Juli 2019 14:48 WITA

Penelitian Terbaru: Orang Tua Mesti Ikut Main Game Online Bareng Anak

Editor: Nur Hidayat Said
Penelitian Terbaru: Orang Tua Mesti Ikut Main Game Online Bareng Anak
Ilustrasi. (Foto: Ciayo)

RAKYATKU.COM - Penelitian baru mengungkap ketimbang hanya sekadar melarang anak bermain game online, sebaiknya orang tua ikut bermain bersama anak-anaknya.

Dilansir Independent, langkah ini bisa dilakukan agar orang tua lebih paham risiko dan manfaat game online.

Penelitian baru yang diterbitkan oleh pakar keamanan online Internet Matters, Senin (8/7/2019), mengungkap kebanyakan orang tua tidak percaya diri berurusan dengan masalah seputar game online.

Faktanya, lebih tiga perempat anak-anak yang bermain game online. Temuan mereka menunjukkan lebih dari setengah orang tua atau 55 persen di antaranya khawatir orang asing akan mendekati anak-anak mereka melalui platform game online.

Selanjutnya, lebih dari sepertiganya, sebanyak 38 persen, tidak yakin dengan siapa anak-anak mereka bermain online.

Laporan berjudul Parenting Generation Game ini mendorong orang tua lebih memahami manfaat yang dapat ditawarkan game online.

Hasilnya, 62 persen dari mereka yang disurvei mengaku bermain game online dapat membantu anak memiliki keterampilan memecahkan masalah.

Loading...

Organisasi nirlaba yang berbasis di London kemudian menghasilkan serangkaian sumber daya online bagi orang tua untuk memberikan informasi tentang kelebihan dan kekurangan dari game online.

Organisasi ini juga mendorong orang tua bergabung dengan anak-anak mereka. Mereka juga mengeluarkan panduan online yang mencakup saran game online apa yang cocok untuk dimainkan oleh seluruh keluarga.

Andy Robertson, pakar game Internet Matters, menambahkan jangkauan game online yang ditawarkan sangat besar. Dengan bermain game online bersama anak-anak, orang tua bisa melihat manfaatnya dan merayakan kemenangan mereka dalam game bersama-sama.

Kepala eksekutif Internet Matters, Carolyn Bunting, mengatakan orang tua yang secara teratur terlibat dengan aktivitas anak-anak mereka secara online akan lebih baik saat melalui masalah yang mungkin mereka hadapi pada anak-anak.

"Kami mendorong orangtua untuk melakukan sesuatu yang mungkin bertentangan dengan sifat mereka dan ikut terlibat. Dengan sebagian besar anak-anak bermain game online sekarang, itu telah menjadi bagian tak terpisahkan dari proses tumbuh dewasa di era digital," ujar dia.

Loading...
Loading...