Sabtu, 08 Juni 2019 09:05 WITA

NASA Akan Buka Stasiun Luar Angkasa untuk Wisatawan Mulai 2020

Editor: Suriawati
NASA Akan Buka Stasiun Luar Angkasa untuk Wisatawan Mulai 2020
Ilustrasi (AFP)

RAKYATKU.COM - NASA mengumumkan akan membuka Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) untuk bisnis pariwisata.

"NASA membuka Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk peluang komersial dan memasarkan peluang ini seperti yang belum pernah kami lakukan sebelumnya," kata kepala keuangan NASA Jeff DeWit dalam sebuah pengumuman yang dibuat di bursa efek Nasdaq di New York, Jumat (07/06/2019).

Stasiun ini akan menerima dua misi astronot swasta per tahun, yang akan berlangsung selama 30 hari.

"Sebanyak selusin astronot swasta dapat mengunjungi ISS per tahun," kata NASA.

Para pelancong ini akan diangkut secara eksklusif oleh dua perusahaan AS yang saat ini mengembangkan kendaraan transportasi untuk NASA, yaitu SpaceX, dengan kapsul Crew Dragon-nya, dan Boeing, yang membangun Starliner.

Perusahaan-perusahaan ini akan memilih klien kaya untuk perjalanan ke ISS, yang siap membayar sekitar $58 juta untuk tiket pulang-pergi.

Para wisatawan juga harus membayar NASA untuk penggunaan stasiun, untuk makanan, air, dan penggunaan sistem pendukung kehidupan.

Loading...

Untuk saat ini, baik Dragon maupun Starliner belum siap terbang. Kapsul transport mereka seharusnya siap pada akhir 2019 tetapi jadwal tergantung pada hasil serangkaian tes.

Jadi misi swasta harus menunggu paling cepat hingga 2020.

Turis luar angkasa ke ISS bukan lah hal yang baru. Pengusaha AS, Dennis Tito mendapat kehormatan itu pada tahun 2001. Dia membayar Rusia sekitar $ 20 juta untuk perjalanan ke luar angkasa.

Selanjutnya, pendiri Cirque du Soleil, Guy Laliberte mengikuti jejaknya pada tahun 2009.

Sejak 2011, roket Soyuz Rusia telah menjadi satu-satunya cara untuk sampai ke stasiun ruang angkasa. Dan mereka hanya mengangkut astronot agensi antariksa, dan kosmonot Rusia.

Tags
Loading...
Loading...