Minggu, 30 Desember 2018 03:00 WITA

Inilah Mainan Seks Berteknologi Tinggi yang Diperkenalkan di Berlin

Editor: Eka Nugraha
Inilah Mainan Seks Berteknologi Tinggi yang Diperkenalkan di Berlin
Ilustrasi

RAKYATKU.COM --- Pameran industri Venus yang digelar setiap tahun di Berlin memamerkan mainan seks berteknologi tinggi. Mainan tersebut dapat meningkatkan kesenangan pemiliknya karena terintegrasi dengan smartphone dan virtual asistant. Teknologi ini memungkinkan mainan itu menjadi kekasih menjanjikan orgasme dengan pengalaman berbeda.

"Alexa, tolong percepat vibrator," ujar Public Relation wanita di booth-nya, seperti dilansir laman Global Handelsblatt, baru-baru ini. "Sekarang mainkan daftar putar romantis saya". 

Sayangnya, mainan seks yang dipamerkannya di Berlin selama akhir pekan itu tidak mendapat respon yang baik dari pengunjung.

Salah satu mainan tersebut dibuat Lelo, perusahaan yang berbasis di Stockholm yang telah memenangkan beberapa penghargaan desain untuk mainan seks tampan yang tidak terlihat seperti mainan seks. Menurut Manager Public Relation Global untuk Lelo, Mirjana Vukelic Haluska, mainan yang dijuluki F1 itu adalah perangkat yang dapat merespon perintah seperti yang diberikan kepada asisten virtual seperti Alexa atau Siri.

"Mulai Desember, Lelo, yang menjual di 58 negara, juga akan menjual alat masturbasi pria. Alat ini berupa tabung kecil dengan sensor dan vibrator yang dapat berkomunikasi dengan aplikasi dan bahkan mengukur kinerja alat kelamin laki-laki, termasuk kecepatan dan sudutnya," kata Haluska. Mainan seks dengan teknologi Internet of Thing (IoT) itu memiliki karakter yang interaktif.

Loading...

Pemiliki situs website Neokul.com Damian Green berpendapat bahwa perangkat tersebut memiliki sesuatu yang baik dalam berhubungan, berinteraksi, dan melacak. Gadget paling inovatif yang dipajang adalah mainan yang mengukur kinerja. "Kami menjadi terobsesi dengan hal-hal seperti Fitbit dan aplikasi olahraga lainnya. Apa yang ingin saya ketahui sekarang, apakah akan ada di tingkat teratas?" lanjut Green.

Caleb Thompson, pendiri perusahaan Motorbunny, pembuat mainan seks dengan produk yang diklaim paling maju secara digital mengatakan bahwa bisnis mainan seks akan mengalami pertumbuhan pesat. 

"Ini adalah pertumbuhan industri," kata Thompson. "Dan integrasi adalah cara maju, bukan perangkat keras." Diprediksi bisnis mainan seks bisa mencapai revenue berkisar antara US$ 29 miliar dan US$ 64 miliar atau setara dengan Rp 420,5 triliun hingga Rp 928 triliun pada 2020.

Loading...
Loading...