Minggu, 09 Desember 2018 06:30 WITA

Ditahan Amerika Serikat, Petinggi Cantik Huawei Dituduh Punya 7 Pasport

Editor: Andi Chaerul Fadli
Ditahan Amerika Serikat, Petinggi Cantik Huawei Dituduh Punya 7 Pasport
foto: Huawei

RAKYATKU.COM - Jaksa AS telah menuduh kepala keuangan Huawei dengan penipuan lantaran menggunakan setidaknya tujuh paspor dalam 11 tahun.

Pemerintah Amerika berusaha untuk mencegah Meng Wanzhou dari jaminan dari pengadilan Kanada setelah ia dituduh melakukan konspirasi untuk menipu beberapa lembaga keuangan antara 2009 dan 2014, dikutip dari Sky News, Minggu (9/12/2018).

Diduga perusahaan yang berusia 46 tahun itu digunakan Hong Kong Skycom untuk mengakses pasar Iran dalam kesepakatan yang melanggar sanksi AS.

Dia diduga meyakinkan bank-bank AS bahwa Huawei dan Skycom adalah perusahaan yang berbeda tetapi jaksa mengatakan mereka satu dan sama.

Meng ditangkap di Vancouver pada tanggal 1 Desember dan muncul di salah satu pengadilan kota pada hari Jumat, di mana jaksa John Gibb-Carsley meminta hakim untuk menolak permohonannya untuk jaminan.

Dia mengatakan bahwa putri pendiri Huawei Ren Zhengfei memiliki sumber daya keuangan yang besar dan merupakan risiko penerbangan.

Gibb-Carsley mengatakan dia telah menyadari penyelidikan AS dan telah menghindari memasuki negara itu sejak Maret 2017, meskipun fakta bahwa putranya menghadiri sekolah di Boston.

Peng pengacara Meng, David Martin, mengatakan: "Fakta seseorang telah bekerja keras dan memiliki sumber daya luar biasa tidak dapat menjadi faktor yang akan mengecualikan mereka dari jaminan."

Loading...

Meng muncul di depan ruang sidang yang penuh sesak dan berbicara dengan para pengacaranya melalui seorang penerjemah.

Belum jelas apakah Meng akan diekstradisi ke AS - jaksa Amerika memiliki 60 hari untuk secara resmi meminta ini.

Jika suatu aplikasi berhasil, dia akan menghadapi hukuman penjara maksimal 30 tahun untuk setiap dakwaan jika terbukti bersalah.

Menurut dokumen pengadilan, Departemen Kehakiman AS mengatakan tidak ada kondisi yang akan memastikan dia akan kembali ke pengadilan.

AS mengatakan dia memiliki setidaknya tujuh paspor dari China dan Hong Kong dalam 11 tahun terakhir dan bahwa Huawei telah mencoba untuk memindahkan warga negara China keluar dari AS jika mereka bisa menjadi saksi potensial untuk operasi Iran.

Cina telah menyerukan agar Meng dibebaskan dan pasar dunia mengamati dengan seksama karena kekhawatiran bahwa kasus itu dapat meningkatkan perang dagang antara AS dan China.

Media Cina telah menyalahkan penangkapannya atas upaya AS untuk menghentikan ekspansi globalnya, sementara Huawei mengatakan pihaknya "memiliki sangat sedikit informasi" tentang kasus itu tetapi "tidak menyadari kesalahan apa pun".

Tags
Loading...
Loading...