Senin, 03 Desember 2018 04:00 WITA

Di Negara Ini, PUBG Akan Diblokir karena Bahaya untuk Anak

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Di Negara Ini, PUBG Akan Diblokir karena Bahaya untuk Anak

RAKYATKU.COM - Game PlayerUnknown's Battlegrounds menjadi favorit game saat ini. Game bertema battle royale yang lebih akrab disebut PUBG ini bisa dimainkan di PC dan ponsel, baik Android maupun IOS. 

Hingga saat ini, pengguna PUBG sudah mencapai 130 juta dari 200 negara di dunia. Indonesia sendiri termasuk negara penyumbang pengguna PUBG terbanyak selain Amerika Serikat dan India.

Kepopuleran PUBG ini juga terjadi di Mesir. Meski begitu, pemerintah mesir mengajukan pelarangan game PUBG. Alasannya, permainan tersebut sangat berbahaya karena mendorong anak-anak melakukan kekerasan.

Kepala Komite Teknologi dan Komunikasi Parlemen Mesir, Ahmed Badawy mengatakan, game tersebut memiliki risiko yang sama besar dengan fenomena viral ‘Blue Whale’ yang memikat banyak remaja di dunia untuk melakukan bunuh diri.

"PUBG mengajarkan kekerasan kepada pemuda dari sekolah menengah (kelas 9), ke sekolah menengah ke atas (kelas 12)," katanya dalam wawancara bersama Al-Youm, seperti dilansir Egypt Independent, Senin (3/12/2018).

Ini bukan pertama kalinya parlemen Mesir meminta pemblokiran permainan. Pada awal tahun ini, anggota parlemen berusaha memblokir Blue Whale. 

Namun Kementerian Dalam Negeri mengumumkan kegagalannya dalam memblokir permainan tersebut. Mereka menyebut tidak memiliki kontrol penuh atas penyebarannya.

Permainan Blue Whale memicu kemarahan di negara Piramida, setelah sebelumnya ada informasi yang menduga seorang pemain berusia 12 tahun telah meracuni dirinya sendiri.

Tags