Senin, 05 November 2018 06:00 WITA

5 Trik Jualan di Instagram Agar Laris Manis

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
5 Trik Jualan di Instagram Agar Laris Manis
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Belakangan ini, media sosial kerap dilirik untuk dijadikan sarana berjualan. Salah satunya adalah Instagram.

Di platform ini, penjual bisa “memajang” barang dagangannya dan mempromosikan kepada para warganet. Agar bisa menarik perhatian dan menjaring konsumen, penjual tak jarang memberikan promo-promo dan barang gratisan (give away) kepada warganet.

Malah tak jarang pedagang menggunakan jasa influencer untuk meng-endorse barang dagangannya.

Selain memiliki tampilan menarik, Instagram juga memiliki potensi pasar yang sangat menarik. Setidaknya ada satu miliar pengguna yang mengakses Instagram setiap bulannya. Jika tertarik “jualan” di media ini, setidaknya kami bisa menerapkan lima tips di bawah.

1. Tonjolkan Karakter Utama Bisnis

Profil Instagram adalah etalase online bagi bisnis. Makanya, tonjolkan karakter utama bisnis untuk memudahkan bisnismu dengan bisnis lain.

Kamu bisa membuat nama bisnis yang menarik, biodata yang lengkap, serta tampilan feed dengan foto dan video yang berkarakter dan berkualitas tinggi.

Tampilan ini bisa menarik perhatian konsumen. Gunakan sedikit caption untuk menyampaikan narasi cerita brand dan produk

2. Format Vertikal

Format vertikal adalah format baru yang mampu menarik perhatian pelanggan dengan cepat melalui kontennya yang memenuhi seluruh layar.

Platform ini menyediakan beberapa fitur yang menyajikan konten format vertikal, seperti Stories dan Live. Kamu bisa mencuri perhatian pelanggan ketika menampilkan konten kreatif di Instagram Stories dan Live.

Sekadar informasi, Indonesia adalah negara dengan jumlah kreator Instagram Stories terbanyak di dunia.

Dilansir laman Dream, secara global, 52 persen pengguna Instagram mengaku lebih tertarik terhadap sebuah brand atau bisnis setelah melihat konten mereka di Instagram Stories

3. Bangun Interaksi dengan Pengikutmu

Jangan lupa untuk menjalin komunikasi dua arah dengan pengikut melalui fitur polling dan menjawab pertanyaan-pertanyaan secara aktif. Kamu bisa mengadakan kontes untuk membantu penyebaran hashtag brand ke anggota komunitas yang lebih luas lagi.

Kamu juga bisa memanfaatkan fitur interaktif, seperti poll stickers dan ask me a question. Semakin aktif kamu berinteraksi dengan pengikut, mereka juga akan semakin aktif memberikan umpan balik kepadamu dan menghabiskan waktu lebih banyak melihat konten yang diunggah.

4. Perhatikan Hashtag

Terdapat 1 miliar pengguna aktif Instagram bulanan secara global. Lebih dari 200 juta akun di antaranya mengunjungi satu profil bisnis setiap harinya.

Menariknya, dua di antara tiga kunjungan profil bisnis berasal dari nonfollowers. Penggunaan hashtag yang tepat merupakan hal yang penting bagi sebuah bisnis untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan calon pelanggan.

Contohnya, Kaloka Pottery, sebuah bisnis UKM asal Yogyakarta mampu menjangkau pasar Timur Tengah melalui hashtag.

Dua manfaat utama penggunaan hashtag, yaitu mencari calon pelanggan dan inspirasi produk atau kolaborasi dengan kreator lain, serta membuat calon pelanggan menemukan bisnismu.

Strategi penggunaan hashtag juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing bisnis. Kamu bisa membuat tanda pagar (tagar) khusus yang unik sesuai karakter bisnismu atau menggunakan hashtag relevan yang sudah ada sebelumnya. Umumnya, tiga sampai lima hashtag dalam satu postingan sudah cukup efisien.

5. Mempromosikan Konten Terbaik

Platform ini menyediakan beberapa format iklan untuk feed dan stories. Fitur promote ini memungkinkan bisnismu menjangkau audiens yang lebih luas. Contohnya, promote feed dan carousel ads.

Agar menarik perhatian, kamu bisa membuat tampilan konten iklan yang serupa dengan tampilan stories pengguna. Tujuannya agar mereka tidak merasa asing dengan iklanmu. (ism)