Selasa, 23 Oktober 2018 17:25 WITA

Samsung Akan Gunakan Baterai Graphene, Ini Kelebihannya dari Lithium-ion 

Editor: Suriawati
Samsung Akan Gunakan Baterai Graphene, Ini Kelebihannya dari Lithium-ion 
INT

RAKYATKU.COM - Samsung dilaporkan akan mulai menggunakan baterai graphene untuk smartphone tahun depan.

Jaringan media sosial China, Weibo telah dibanjiri desas-desus bahwa Samsung sedang mengembangkan baterai andalan ini, dan kemungkinan akan tersedia di Galaxy Note seri berikutnya.

Saat ini, baterai yang digunakan di smartphone adalah lithium-ion. Ini membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk mengisi penuh perangkat. Sementara baterai graphene dapat mengurangi waktu itu menjadi hanya 12 menit.

Tahun lalu, Samsung Advanced Institute of Technology mengatakan bahwa bahan graphene ini akan meningkatkan kapasitas baterai hingga 45 persen.

Selain itu, kecepatan pengisian akan ditingkatkan sebanyak lima kali. Baterai bahkan dapat mempertahankan suhu,  sehingga lebih aman.

Samsung telah mematenkan teknologi baterai ini di Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Menurut laporan Sam Mobile, baterai ini tampaknya belum akan tersedia pada Galaxy S 10, yang rilis awal tahun depan.

Sementara itu, Galaxy Note seri berikutnya yang diprediksi akan menjadi yang pertama menggunakan baterai ghrapene.

Mengingat keinginan Samsung untuk membawa teknologi baru ke perangkat mid-range, bukan tidak mungkin itu juga akan hadir di perangkat yang lebih terjangkau.

Namun, laporan ini hanya berdasarkan spekulasi. Belum ada pengumuman resmi dari Samsung jika teknologi ini siap digunakan secara komersial.

Tags