Selasa, 02 Oktober 2018 16:41 WITA

Perbandingan FIFA 19 dengan PES 2019, Lebih Oke Mana?

Editor: Nur Hidayat Said
Perbandingan FIFA 19 dengan PES 2019, Lebih Oke Mana?
Foto: Konami dan EA Sports.

RAKYATKU.COM - FIFA dan PES (Pro Evolution Soccer), dua gim simulasi sepak bola yang selalu berlomba mengembangkan fitur terbaik demi memuaskan pada penikmat setianya.

Kali ini FIFA 19 bersaing dengan PES 2019. FIFA diproduksi oleh EA Sports, PES dibuat oleh KONAMI. Mana yang lebih oke?

Berikut beberapa perbandingan FIFA 19 dan PES 2019 pada setiap kategori:

Grafik

PES 2019

KONAMI sekali lagi mengandalkan Fox Engine. Hasilnya, gambar tampak sangat jelas di 4K HDR di Xbox One X dan PS4 Pro - dengan level detail yang tetap konsisten meski memilih sudut kamera apa pun atau zoom yang dipilih pengguna.

PES 2019 juga menyuguhkan detail wajah pemain yang lebih tajam. Namun, KONAMI tampaknya bermasalah dalam menciptakan wajah pemain yang diciptakan hanya melalui pengerjaan komputer. 

Wajah pemain-pemain ini tampak jauh lebih buruk bila dibandingkan dengan wajah pemain bintang seperti Lionel Messi yang melalui proses face-scan. Perbandingannya sangat jauh.

Hal yang sama juga berlaku pada beberapa stadion. PES 2019 menyajikan Camp Nou yang begitu mendetail dengan segala aksi suporternya, jauh berbeda jika dibandingkan dengan stadion-stadion lain yang lebih kecil.

FIFA 19

EA kembali mengandalkan Frosbite tahun ini. FIFA 19 merupakan produk ketiga yang dihasilkan Frosbite, dan yang ketiga biasanya lebih baik. Meski FIFA 19 mengembangkan banyak gameplay baru, di saat yang sama grafik FIFA 19 juga meningkat signifikan.

Detail penonton di stadion semakin berkembang. Terlihat beberapa suporter yang mengibarkan bendera di atas tribune. Wajah para pemain juga jauh lebih mendetail dan lebih konsisten dari PES.

FIFA 19 juga memperhatikan stadion dan beberapa detail selama pertandingan berlangsung. Tampak lebih banyak aktivitas di tepi lapangan, FIFA 19 berusaha menciptakan situasi di bangku cadangan semirip mungkin.

Gameplay

PES 2019

KONAMI berusaha mempertahankan sebagian besar gameplay musim lalu. PES 2018 nyaris sempurna dalam hal bagaimana sepak bola harusnya dirasakan oleh para pengguna.

Tahun ini mereka menambahkan 11 skills baru, di antaranya cross-over turn, no-look pass, controlled chip, dipping shot and rising shot. Pemain juga menunjukkan visible fatigue, yang memengaruhi performa dan perilaku mereka di lapangan.

Selain itu, teknik menendang yang baru juga memperhitungkan tingkat pergerakan bola, posisi pemain dan bola, dan kemampuan pemain serta gaya menendang. Semua tambahan itu membuat PES 2019 tampak lebih nyata untuk dimainkan.

Loading...

Kemampuan kiper juga ditingkatkan, yang membuat lawan semakin sulit mencetak gol (khususnya dari tendangan sudut). Kemampuan menggiring bola juga semakin responsif dan menyenangkan.

FIFA 19

EA jelas bermaksud meningkatkan gameplay tahun ini, yang jauh lebih mudah dinikmati dan mengalir ketimbang FIFA 18. Namun satu masalah besar EA adalah mereka mengubah total gamelay FIFA 19, hanya ada sedikit gameplay FIFA 18 yang tersisa. Hal ini membuat pengguna butuh sedikit waktu untuk beradaptasi.

FIFA 19 juga membuat pengguna makin sulit melakukan tembakan jarah jauh dari luar kotak penalti. Pemilihan waktu sangatlah penting. Pengguna harus cerdik menekan tombol di waktu yang tepat, salah sedikit saja tembakannya bisa melenceng jauh.

FIFA 19 juga memungkinkan pengguna untuk menerapkan taktik sesuai dengan situasi di lapangan. Misalnya ketika tim mereka sedang tertinggal dan ingin mengubah taktik. Pilihan taktik ini bisa dirancang dan disimpan di Game Plan sebelum pertandingan dan menekan tombol tertentu selama pertandingan berlangsung untuk mengubah taktik sesuai keinginan.

Overall Package and Value for Money

PES 2019

Pada tahap inilah KONAMI mulai kalah kelas. Master League kembali, tak banyak perubahan. Juga terdapat 22 Team Roles yang berbeda, mulai dari Hero sampai Legend, yang akan memengaruhi finansial klub. 

Hal ini memaksa pengguna untuk menganggap pemain tak hanya sebagai pesepak bola profesional, melainkan juga sebagai aset finansial.

Selain itu tak banyak perkembangan. MyClub sekali lagi hadir dan membuat anda bisa membangun tim yang bermain di beberapa liga. Juga ada mode season online, poin plusnya adalah server PES 2019 berjalan dengan baik dan pengguna selalu bisa menemukan lawan.

Terdapat pula skill games dan training. Menunya cukup sederhana untuk dijelajah, namun tampak tak menarik.

FIFA 19

Luar Biasa. FIFA 19 sepertinya berusaha memuaskan hasrat tinggi para pengguna. Gim kali ini menyediakan banyak fitur-fitur baru yang membuat pengguna tak mudah bosan.

Ada The Journey yang melibatkan Alex Hunter. Ada pula Ultimate Team dan Career Mode. Juga ada House Rules yang terdiri atas Survival Mode, Headers, Volleys, No Ref dan masih banyak lagi. Dan semuanya menyenangkan, khususnya Survival Mode.

FIFA 19 tampaknya berusaha mengikuti perkembangan gim yang berformat Battle Royale. Di Survival Mode, setiap tim mencetak gol, satu pemain mereka akan dikeluarkan dari lapangan.

Ada terlalu banyak keunggulan di FIFA 19, juga lisensi yang jauh lebih lengkap dibanding PES 2019.

Sumber: The Sun Dream Team FC, Bola.net

Loading...
Loading...