Sabtu, 29 September 2018 15:08 WITA

Robot Ulat Kecil ini Dirancang untuk Mengantarkan Obat Dalam Tubuh

Editor: Suriawati
Robot Ulat Kecil ini Dirancang untuk Mengantarkan Obat Dalam Tubuh
Robot ulat yang dirancang ilmuwan di City University of Hong Kong.

RAKYATKU.COM - Ilmuwan di City University of Hong Kong telah menciptakan sebuah robot ulat kecil, yang dapat membawa obat ke dalam tubuh.

Robot itu terbuat dari silikon dan memiliki ratusan kaki. Panjangnya hanya 1mm dan tertanam dengan partikel magnetik sehingga dapat dipandu ke organ tertentu menggunakan elektromagnet.

Kaki robot akan mampu bergerak di sepanjang permukaan licin di dalam tubuh yang dilapisi cairan seperti darah atau lendir.

"Permukaan yang kasar dan perubahan tekstur jaringan yang berbeda di dalam tubuh manusia membuat transportasi menjadi sulit," kata professor Wang Zuankai, dari Fakultas Teknik Mesin di City University of Hong Kong.
 

"Robot multi-kaki kami menunjukkan kinerja yang mengesankan di berbagai medan dan karenanya memungkinkan pengiriman obat di dalam tubuh."

Bukan hanya itu, ketika robot menghadapi rintangan sepuluh kali lebih tinggi dari panjang tungkainya, maka itu akan mengangkat salah satu ujung tubuhnya untuk membentuk sudut hingga 90-derajat dan melintasi rintangan dengan mudah.

Ia juga dapat membawa beban 100 kali lebih berat daripada dirinya, dan dapat meningkatkan kecepatannya dengan meningkatkan frekuensi elektromagnetiknya.

“Daya dukung yang luar biasa kuat, penggerak yang efisien, dan kemampuan crossing yang baik membuat robot ini sangat cocok untuk aplikasi di lingkungan yang keras, misalnya mengirim obat ke tempat yang ditentukan melalui sistem pencernaan, atau melakukan pemeriksaan medis,” kata Dr Shen Yajing, yang memimpin penelitian.

Kedepannya, para peneliti berharap untuk membuat robot biodegradable dalam dua hingga tiga tahun ke depan sehingga itu tidak perlu dikelaurkan dari tubuh dan akan membusuk secara alami setelah menyelesaikan misi pengiriman obat.

Temuan ini dipublikasikan di jurnal Nature Communications.

Tags