Jumat, 14 September 2018 06:15 WITA

Kenal Dino Chrome? Begini Cerita di Balik Pembuatan Game ini 

Editor: Eka Nugraha
Kenal Dino Chrome? Begini Cerita di Balik Pembuatan Game ini 
Dino Chrome

RAKYATKU.COM --- Saat sedang broswing, tetapi internet lelet, maka pengguna Chrome akan bertemu sosok dinosaurus berwarna hitam, berbentuk piksek. Sosok dinosaurus ini belakangan menjadi game dan pelipur lara saat menunggu sinyal kembali pulih. 

Banyak yang kesal jika internet lelet dan memenui dinosaurus ini. Tetapi banyak pula yang malah bermain game itu. Mereka iseng mengukur sejauh mana dinosaurus itu melompati kaktus yang ada. 

Bagaimana cerita di balik kehadiran dinosaurus ini? di lansir the next web, perancang game dinosaurus loncat di Google Chrome, Sebastien Gabriel menyebut jika dinosaurus itu mengingatkan kondisi pada saat zaman pra sejarah. Saat itu, hanya ada dinosaurus, tanpa ada internet di mana-mana. 

"Game itu mengingatkan zaman pra sejarah sebelum ada Wi-Fi dimana-mana," jelas Gabriel. 

Dalam ulang tahun game dinosaurus yang keempat, Gabriel menjelaskan jika latar belakang kaktus dan gurun adalah iterasi dari laman "Anda sedang offline". Sementara gaya visual game dinosaurus adalah ciri khas Google Chrome saat ada masalah. 

Gabriel menjelaskan proyek game ini semula bernama "Project Bolan". Namanya merujuk pada Marc Bolan, vokalis band rock '70-an asal Inggris, T-Rex . 

Berdasarkan teknisi UX Chrome, Edward Jung, 270 juta game dino Chrome dimainkan tiap bulannya, baik via desktop maupun mobile. Pemainnya kebanyakan berasal dari negara dengan koneksivitas internet rendah, seperti India, Brazil, Meksiko termasuk Indonesia. 

Si dinosaurus selalu muncul setiap kali internet offline. Namun jika ingin memainkannya sekarang tanpa menunggu internet terputus, Anda bisa mengunjungi tautan chrome://dino di browser.

Berita Terkait