Sabtu, 18 Agustus 2018 00:01 WITA

Berharap Dapat Kerja, Remaja Ini Retas Komputer Utama Apple

Editor: Andi Chaerul Fadli
Berharap Dapat Kerja, Remaja Ini Retas Komputer Utama Apple

RAKYATKU.COM - Seorang remaja mengaku telah meretas komputer utama Apple. Tujuannya agar dia bisa dipekerjakan di perusahaan teknologi tersebut.

Remaja berusia 16 tahun asal Melbourne, Australia itu mengunduh file internal besar dan mengakses akun pelanggan, menurut pernyataan dari pengacaranya, dikutip dari Sky News, Jumat (17/8/2018).

Dia menempatkan file itu dalam folder bernama "hack hack hack", menurut laporan. Dan kemudian mengatakan kepada polisi bahwa dia berharap bekerja untuk perusahaan teknologi.

Anak itu, yang tidak dapat disebutkan namanya karena usianya, muncul di Pengadilan Anak-Anak dan mengaku bersalah atas aksinya.

Pengadilan mendengar bahwa ia telah membobol mainframe perusahaan beberapa kali tahun lalu. Dan mengunduh sekitar 90 gigabyte file sebelum peretasan itu dilacak dan dia diblokir.

Apple menghubungi FBI setelah mengetahui peretasan itu dan masalah itu kemudian dirujuk ke Polisi Federal Australia (AFP).

AFP menggerebek rumah keluarga bocah itu tahun lalu dan menemukan dua laptop Apple dengan nomor seri yang cocok dengan perangkat yang digunakan dalam peretasan.

"Ponsel dan hard drive juga disita dan alamat IP ... cocok dengan gangguan ke dalam organisasi," ujar seorang jaksa kepada pengadilan.

"Tujuannya adalah untuk terhubung dari jarak jauh ke sistem internal perusahaan."

Pengadilan mendengar bahwa rencana hacking remaja itu "bekerja dengan sempurna" sampai dia tertangkap.

Dia bahkan membual tentang eksploitasinya kepada orang lain menggunakan WhatsApp.

Pengacara pembelanya mengatakan bahwa dia telah menjadi sangat terkenal di komunitas peretasan global yang bahkan menyebutkan kasus ini terlalu banyak detail dapat menyebabkan dia berisiko.